www.bisnistoday.co.id
Jumat , 28 Agustus 2026
Home EKONOMI Sektor Riil Menaker Lepas 750 Peserta Pemagangan ke Jepang
Sektor Riil

Menaker Lepas 750 Peserta Pemagangan ke Jepang

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli melepas 750 peserta program pemagangan ke Jepang, di Jakarta, Senin (25/11). Program ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja Indonesia sekaligus menjawab tantangan ketenagakerjaan global.

Dalam sambutannya, Menaker mengapresiasi sinergi antara pemerintah, lembaga pelatihan kerja swasta, dan berbagai mitra yang telah mendukung program ini sejak tahun 1993. Hingga kini, program pemagangan ke Jepang telah memberangkatkan lebih dari 126.000 peserta.

“Program ini bukan hanya tentang meningkatkan keterampilan teknis dan etos kerja. Lebih dari itu, ini adalah peluang untuk membentuk generasi muda sebagai calon pengusaha yang dapat menciptakan lapangan kerja di Indonesia,” ungkap Menaker.

Menaker juga menyoroti pentingnya kesiapan tenaga kerja menghadapi revolusi teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan kebutuhan tenaga kerja di Jepang akibat fenomena aging population.

“Pemagangan ini adalah peluang besar bagi Indonesia untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja di Jepang, sekaligus mempersiapkan generasi muda Indonesia menjadi sumber daya manusia unggul, seperti yang selalu ditekankan oleh Presiden Prabowo,”ujarnya.

Baca juga:Menaker Ajak Dunia Usaha Selenggarakan Program Pemagangan

Kepada para peserta, Menaker berpesan agar menjaga nama baik bangsa, mematuhi aturan di Jepang, dan memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal. “Pulanglah dengan membawa ilmu dan pengalaman. Jadilah pengusaha yang membuka lapangan kerja dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” pesan Menaker.

Libatkan Balai Pelatihan

Sementara, Direktur Jenderal Binalavotas Kemnaker, Agung Nur Rohmad, dalam laporannya menjelaskan bahwa Kemnaker telah bekerjasama dengan International Manpower Development Japan (IM Japan) dan melibatkan 21 Balai Besar dan Balai Pelatihan Vokasi untuk melatih calon peserta.

“Program pelatihan, termasuk pelatihan bahasa Jepang dengan standar N5, diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan kuantitas peserta pada 2025 mendatang,” ucapnya.

Sebagai wujud dukungan, acara ini juga diisi dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Ditjen Binalavotas Kemnaker dan 13 perusahaan mitra yang berkomitmen pada penyelenggaraan program pemagangan berkualitas.

Dengan program ini, diharapkan Indonesia dapat terus melahirkan tenaga kerja kompeten yang mampu berkontribusi secara nyata bagi pembangunan ekonomi bangsa./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Dr Nicolaas Warouw (kiri) dan Dr Andi Achdian seusai acara diskusi di Universitas Nasional, Rabu (26/8/2026) (foto: Adi)
Sektor Riil

Mencari Bentuk Baru Solidaritas Kelas Pekerja

JAKARTA, Bisnistoday - Perubahan dunia kerja menghadirkan persoalan baru bagi politik kelas...

Peserta Roundtable Discussion “Mewujudkan Aksi Kolaborasi Ekonomi Sirkular dalam Rantai Nilai TPT. (dok:Ist)
Sektor Riil

Percepat Ekonomi Sirkular, Pelaku Rantai Nilai Tekstil Dorong Kolaborasi

JAKARTA, Bisnistoday – Para pelaku industru tekstil yang tergabung dalam Indonesia Business...

Sektor Riil

IM3 Hadirkan Lebih Banyak Manfaat dalam Satu Paket Prabayar

JAKARTA, Bisnistoday – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand IM3...

Sektor Riil

Resmi Berlakukan Mandatori B50, Prabowo Klaim Indonesia Stop Impor Solar Bulan Ini

JAKARTA - Pemerintah secara resmi mengumumkan penghentian total kebijakan impor Bahan Bakar...