www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 3 Oktober 2026
Home NASIONAL & POLITIK Politik & Keamanan Menilik Langkah Once Mekel Membangun Karakter Bangsa 
Politik & Keamanan

Menilik Langkah Once Mekel Membangun Karakter Bangsa 

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday-  Anggota MPR RI, Once Mekel, S.H., mengambil langkah strategis dalam membentengi moralitas masyarakat di tengah kencangnya arus informasi dan dinamika global yang kian tak menentu. Melalui kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI yang digelar di Gedung Gerakan Bhinneka Nasionalis, Pejompongan, Jakarta Pusat, ia menekankan pentingnya menjaga jati diri bangsa agar tidak tergerus oleh kepentingan asing.

Kehadiran sosok musisi sekaligus politisi ini menjadi magnet tersendiri bagi berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh wilayah, organisasi massa, hingga komunitas pemuda dan pelajar yang memadati lokasi acara. “Bangsa yang besar bukan bangsa yang hanya mengenal sejarahnya, tapi bangsa yang mampu menjadikan nilai-nilai luhurnya sebagai kompas di tengah badai masa depan,” tegas Once Mekel dalam sambutannya pada Selasa, 31 Maret 2026.

Pertemuan ini bukan sekadar seremoni politik belaka, melainkan sebuah upaya kolektif untuk menanamkan filter ideologi terhadap narasi-narasi menyesatkan yang kerap muncul di ranah digital. Fokus utama dalam agenda ini adalah bagaimana mentransformasikan nilai-nilai abstrak Pancasila menjadi tindakan nyata yang dapat melindungi masyarakat dari perpecahan dan krisis karakter.

Once Mekel memulai pemaparannya dengan menyoroti bagaimana budaya luar dan persebaran hoaks dapat dengan mudah merusak tatanan sosial jika tidak dibarengi dengan pemahaman ideologi yang kuat. Ia menegaskan bahwa Pancasila harus diposisikan sebagai penyaring utama dalam menyerap pengaruh global agar masyarakat tidak kehilangan orientasi dalam berbangsa.

Menurutnya, penguatan imunitas ideologi di level akar rumput merupakan kebutuhan mendesak untuk menjamin keberlangsungan bangsa di masa depan. Dalam konteks ini, nilai-nilai luhur tidak boleh hanya menjadi catatan sejarah yang statis, melainkan harus bergerak dinamis mengikuti perkembangan zaman sebagai insting dasar dalam berwarganegara.

Para peserta dari kalangan pelajar dan mahasiswa didorong untuk lebih kritis dalam menerima informasi agar tidak terjebak dalam pusaran disrupsi yang destruktif. Once berharap agar pemahaman yang diperoleh dalam sosialisasi ini dapat disebarluaskan lebih lanjut di lingkungan sosial masing-masing demi menciptakan ekosistem digital yang jauh lebih sehat.

Memasuki sesi pendalaman materi, Dr. Ir. Hamry Gusman Zakaria, MM, selaku Ketua Pendidikan Laboratorium Pancasila YPLP, memberikan penjelasan mendalam mengenai relevansi Empat Pilar dalam kehidupan sehari-hari. Ia menggarisbawahi bahwa tantangan nyata saat ini bukan lagi penjajahan fisik, melainkan krisis karakter dan disrupsi informasi yang berpotensi memicu disintegrasi sosial.

Pancasila dipaparkan sebagai sumber nilai utama dalam membentuk integritas serta akhlak mulia yang menjadi fondasi bagi setiap individu Indonesia. Selain itu, pemahaman terhadap UUD 1945 ditekankan sebagai instrumen hukum tertinggi yang menjamin keadilan sosial serta memastikan terpenuhinya hak-hak seluruh warga negara tanpa terkecuali.

Dr. Hamry menjelaskan bahwa setiap elemen negara memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kedaulatan NKRI dari segala bentuk ancaman, baik yang bersifat eksternal maupun internal. Sinergi antara pemahaman konstitusi dan pengamalan nilai Pancasila diyakini akan melahirkan masyarakat yang tangguh dalam menghadapi persaingan global yang kian kompetitif.
Optimalisasi Bonus Demografi melalui Modal Sosial Keberagaman

Pada tahap selanjutnya, materi difokuskan pada pengelolaan keberagaman di Indonesia yang dirangkum dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika sebagai modal sosial yang sangat berharga. Dr. Hamry mengingatkan bahwa keberagaman bukan merupakan pemicu perpecahan, melainkan kekuatan kolaboratif yang harus dimanfaatkan untuk menyambut puncak bonus demografi mendatang.

Pentingnya etika dalam berinteraksi, baik di dunia nyata maupun di ruang siber, menjadi poin krusial yang harus dimiliki oleh setiap warga negara agar tercipta keharmonisan sosial. Dr. Hamry menyatakan bahwa pemahaman mendalam terhadap 4 Pilar akan melahirkan warga negara yang memiliki etika kuat dalam berinteraksi di dunia nyata maupun siber.

Melalui pendekatan ini, diharapkan generasi muda tidak hanya cakap secara teknologi, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan nasionalisme yang tinggi. Penekanan pada etika komunikasi ini menjadi kunci agar perbedaan pendapat tidak berujung pada konflik horizontal yang dapat merugikan ketahanan nasional dalam jangka panjang.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Once Mekel mengajak seluruh peserta untuk tidak berhenti pada tataran teori, melainkan mulai bergerak melakukan aksi nyata di tengah masyarakat. Mahasiswa dan pelajar diharapkan mampu memposisikan diri sebagai pelopor literasi digital yang mampu mengedukasi rekan sejawat mereka mengenai bahaya provokasi digital.

Kegiatan ini juga menjadi ajang konsolidasi yang inklusif dengan dihadiri oleh perwakilan DPC PDI Perjuangan, Forum Betawi Rempug (FBR), Karang Taruna, hingga komunitas pendukung sepak bola, The Jakmania. Kehadiran berbagai ormas dan komunitas ini menunjukkan bahwa semangat menjaga ideologi bangsa melintasi batas-batas kelompok maupun preferensi politik.

Acara yang berlangsung hangat ini diakhiri dengan sesi interaktif dan makan bersama untuk mempererat rasa persaudaraan antar-elemen masyarakat di Jakarta Pusat. Momentum ini diharapkan menjadi titik awal bagi penguatan jejaring sosial yang lebih solid dalam menjaga stabilitas dan persatuan nasional di level lokal hingga nasional.(E2/Adit)

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra saat memberikan kuliah padaB.J. Habibie Memorial Lecture 2026 . (Adi/Bisnistoday)
Politik & Keamanan

Yusril Ajak Baca kembali Pemikiran Natsir dan Cita-Cita Habibie

JAKARTA, Bisnistoday— Masa depan Indonesia tidak cukup dibangun hanya dengan kekuatan ilmu...

Politik & Keamanan

Polda Metro Jaya Sebar Dua Sketsa Wajah Terduga Pelaku Kasus Kematian BS

JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap perkembangan terbaru penyidikan kasus kematian BS,...

Partai Gelora
Politik & Keamanan

Revisi UU Pemilu Untuk Permudah Prosedur dan Mekanisme Pemilu

JAKARTA, Bisnistoday -Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Mahfuz Siidik...

Diskusi Paramadina
HEADLINE NEWSPolitik & Keamanan

Politik Kekuasaan Hanya Melahirkan Pejabat Yang Loyal Ketimbang Kompetensi

JAKARTA, Bisnistoday – Peneliti Senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof....