www.bisnistoday.co.id
Kamis , 23 April 2026
Home EKONOMI Menteri Basuki Buka Seminar Internasional Asosiasi Jalan Dunia
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menteri Basuki Buka Seminar Internasional Asosiasi Jalan Dunia

SEMINAR JALAN : Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono membuka seminar internasional "Climate Change, Resilience, and Disaster Management For Roads" di Yogyakarta, Selasa (22/11).
Social Media

YOGYAKARTA, Bisnistoday- Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono membuka seminar internasional “Climate Change, Resilience, and Disaster Management For Roads” di Yogyakarta, Selasa (22/11).  Seminar ini bertujuan memberikan gambaran tentang tantangan untuk mengelola dampak iklim dan ketahanan jalan melalui pendekatan dan kasus studi dari berbagai negara.

Seminar ini diselenggarakan oleh asosiasi jalan dunia PIARC (Permanent International Association Road Congresses) bersama Kementerian PUPR, Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI), dan Road Engineering Association of Asia and Australasia (REAAA).

Menteri Basuki mengatakan beberapa tahun terakhir ini, fenomena La Nina mengakibatkan cuaca ekstrem di Indonesia, terutama saat musim hujan. Sehingga Indonesia harus bisa menghasilkan infrastruktur yang lebih tangguh dan tahan bencana. 

“Seminar ini mengingatkan para pengembang jalan dan jembatan untuk selalu aware dengan water-related disaster. Terutama karena musim hujan sekarang durasinya lebih pendek tapi intensitasnya lebih besar karena perubahan iklim,” kata Menteri Basuki.

Diungkap Menteri Basuki, sekarang pembangunan infrastruktur berfokus pada 3 hal yaitu kualitas, keberlanjutan lingkungan, dan estetika. “Dalam pembangunan jalan dan jembatan juga mengacu pada 3 hal itu, terutama drainasenya. Karena musuh utama pembangunan jalan itu hanya air, air, dan air. Makanya road engineer juga harus menguasai ilmu hidrologi,” ujarnya. 

Strategi Pembangunan Jalan

Pada sisi struktural pembangunan jalan, Kementerian PUPR berkonsentrasi pada empat strategi utama yaitu berfokus pada pengembangan dan rehabilitasi sistem drainase dan pengelolaan banjir dengan kapasitas jalan yang lebih tinggi, memperkuat kemantapan lereng dan menerapkan perlindungan lereng untuk mencegah keruntuhan lereng pada jaringan jalan, membangun perkerasan jalan yang lebih tahan lama untuk menghadapi musim hujan yang lebih lama, serta melindungi jembatan dan jalan dari kerusakan gerusan akibat perubahan iklim dan cuaca ekstrim.

Sementara pada sisi non-struktural, Kementerian PUPR berkomitmen untuk terus memanfaatkan transformasi digital untuk proyek konstruksi yang lebih efisien dan cerdas. “Kami menerapkan penggunaan Building Information System (BIM) di proyek-proyek jalan tol kami, seperti di Tol Semarang Demak. Pemanfaatan data meteorologi dari BMKG juga menjadi dasar dalam merespon risiko bencana terkait hidrometeorologi pada infrastruktur jalan,” ucapnya. 

Bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian PUPR juga berkomitmen membentuk satuan tugas tanggap darurat untuk menjaga agar infrastruktur termasuk jaringan jalan tetap terhubung dan berfungsi setelah terkena bencana bencana. 

“Untuk bencana alam, kita menjadi sub sistem dari BNPB. Yang rusak ringan dan sedang diberikan bantuan stimulan oleh BNPB, sedangkan yang rusak berat dan relokasi dibangun oleh PUPR,” katanya. 

Seperti halnya pada penanganan dampak gempa Cianjur siang hari kemarin, Kementerian PUPR bersama BNPB telah melakukan penanganan untuk membuka konektivitas jalur Jakarta-Cianjur yang tertutup longsoran. 

“Ada 2 lokasi yang kena longsoran, masing-masing sepanjang 100 meter dan 40 meter. Jam 6 tadi sudah selesai dibersihkan dan sudah bisa dilewati,” katanya. 

Menteri Basuki juga sudah bertemu dengan Wakil Bupati Cianjur agar pemda bisa menyiapkan tanah untuk relokasi. “Ada sekitar 2.272 rumah yang rusak. Rumah yang rusak berat serta fasilitas umum seperti sekolah, masjid, gereja, kantor-kantor pasti akan kita bangun kembali seperti di Semeru dan Sulawesi Tengah,” tuturnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Cenli Yani Direktur Didimax
Ekonomi & Bisnis

Peluang Emas Belajar Trading Forex Tanpa Biaya di Didimax untuk Literasi Keuangan yang Lebih Baik

JAKARTA, Bisnistoday,- Langkah besar diambil oleh Didimax dalam memperkuat fondasi literasi keuangan...

Webinar Perpajakan, Rabu (22/4/2026). (dok ILUNI FHUI)
EKONOMIHukum

ILUNI FHUI Gelar Webinar Penyuluhan Pelaporan Pajak

JAKARTA, Bisnistoday - Dalam rangka mendukung transformasi digital perpajakan yang digagas Direktorat...

Utang Negara
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Bayang-Bayang “Debt Wall” 2026: Ujian Berat Fiskal Indonesia Saat Gejolak Global

JAKARTA, Bisnistoday - Indonesia menghadapi tantangan fiskal yang tidak ringan menjelang tahun...

Jalan Nasional
Ekonomi & Bisnis

Menteri Dody Ungkapkan Peran Penting Penilik Jalan Berlubang di Pantura Jawa

JAKARTA, Bisnistoday -  Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan peran penilik...