www.bisnistoday.co.id
Kamis , 27 Agustus 2026
Home EKONOMI Menteri Basuki Tinjau Bendungan Beringin Sila di NTB
EKONOMIEkonomi & BisnisSektor Riil

Menteri Basuki Tinjau Bendungan Beringin Sila di NTB

PROYEK BENDUNGAN : Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono meninjau proyek bendungan Beringin Sila, di NTT, kemarin.
Social Media

NUSA TENGGARA BARAT, Bisnistoday  – Pada kunjungan kerjanya ke Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Senin (19/12), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono didampingi Anggota Komisi V DPR Suryadi Jaya Purnama meninjau Bendungan Beringin Sila yang rencananya akan siap diresmikan. 

Dalam kunjungan kali ini Menteri Basuki melihat kesiapan Bendungan Beringin Sila jelang diresmikan. Menteri Basuki juga melihat kesiapan dermaga dan kesiapan sprinkler untuk penghijauan di tebing-tebing bendungan. 

“Tolong alat sprinkler yang sudah ada dipastikan berfungsi dengan baik untuk tanaman-tanaman yang ada di sekitar bendungan seperti bambu, pohon mangga, srikaya, dan sawo,” kata Menteri Basuki. 

Bendungan Beringin Sila yang terletak di Desa Motong Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) dalam mendukung ketersediaan air dan ketahanan pangan di Provinsi NTB. 

Siap Diresmikan

Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I Hendra Ahyadi mengatakan, di samping Bendungan Beringin Sila, lima bendungan lainnya yakni Bendungan Tanju, Bendungan Mila, Bendungan Meninting, Bendungan Bintang Bano, dan Bendungan Tiu Suntuk.

“Pembangunan Bendungan Beringin Sila dilakukan sejak Januari 2019 dengan biaya sebesar Rp1,72 triliun. Bendungan ini telah dilakukan pengisian air (impounding) pada Oktober 2022 lalu dan siap diresmikan,” kata Hendra. 

Dengan total kapasitas tampungan 32,75 juta m3 dan luas genangan 126 Ha, bendungan ini nantinya akan mampu mengairi lahan seluas 3.500 Ha dan menghasilkan air baku sebesar 76 liter/detik untuk mendukung pertanian di Kabupaten Sumbawa. 

Selain itu, kehadiran bendungan ini juga memberikan manfaat untuk Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) sebesar 1,4 MW, reduksi banjir sebesar 85 m3/detik, serta potensi sebagai tempat pariwisata, perikanan tangkap, dan tempat konservasi./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Dr Nicolaas Warouw (kiri) dan Dr Andi Achdian seusai acara diskusi di Universitas Nasional, Rabu (26/8/2026) (foto: Adi)
Sektor Riil

Mencari Bentuk Baru Solidaritas Kelas Pekerja

JAKARTA, Bisnistoday - Perubahan dunia kerja menghadirkan persoalan baru bagi politik kelas...

Ekonomi & Bisnis

MAP Active Resmikan Nike Plaza Senayan

JAKARTA, Bisnistoday – Store terbaru Nike yang mengusung tema "Don't Lose Your...

Produk Halal
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Industri Halal Menjadi Motor Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday-  Industri halal dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu...

Java Kopi
Ekonomi & Bisnis

Ekspor Kopi Jawa Barat Senilai Rp2,64 Miliar Dilepas Menuju ke Inggris

BANDUNG, Bisnistoday - Kementerian Perdagangan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyaksikan pelepasan...