www.bisnistoday.co.id
Senin , 7 September 2026
Home EKONOMI Menteri KKP Ajak Peserta AIS Forum Perkuat Kerja Sama Berbasis Ekonomi Biru
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menteri KKP Ajak Peserta AIS Forum Perkuat Kerja Sama Berbasis Ekonomi Biru

AIS FORUM: AIS FORUM: Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono (tengah) menjadi pemimpin sidang tingkat menteri (Ministerial Meeting) Archipelagic and Island States (AIS) Forum Keempat di Nusa Dua, Bali, Selasa (6/12)
Social Media

BALI, Bisnistoday – Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono mengajak negara pulau dan kepulauan (Archipelagic and Island State/AIS) peserta AIS Forum untuk memperkuat kerja sama berbasis ekonomi biru.

Langkah tersebut sebagai solusi konkret menghadapi krisis ekonomi maupun krisis iklim yang saat ini menjadi tantangan global. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin sidang AIS Forum tingkat menteri yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, Selasa (6/12).

“Ekonomi biru yang berkelanjutan dan potensi ekonominya menjadi peluang yang harus dikerjasamakan,” ungkap Trenggono dalam siaran resminya.

AIS Forum keempat di Bali yang berlangsung sejak kemarin diikuti perwakilan 21 negara dari 47 negara pulau dan kepulauan di dunia. Mengangkat tema Blue Strategic Cooperation, pertemuan yang dibuka oleh Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi tersebut mengupas empat topik utama yakni adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, ekonomi berbasis laut (ekonomi biru), sampah plastik di laut, dan tata kelola laut yang baik.

Baca juga: Menteri KKP Sosialisasikan Program Ekonomi Biru ke Nelayan

Sidang menghasilkan sejumlah kesepatakan bahwa pemanfaatan dan perlindungan laut yang berkelanjutan serta sumber dayanya merupakan hal mendasar untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim. Lalu perlunya memperkuat aksi adaptasi laut dan iklim dalam kerangka kerja badan PBB untuk perubahan iklim.

Selanjutnya mengenai pemulihan pasca pandemi dan mendorong upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, khususnya SDG 14. Kemudian berkolaborasi menerapkan solusi berbasis alam dan pendekatan berbasis ekosistem, serta mempromosikan solusi inovatif yang berkelanjutan. Kesepakatan lainnya yaitu menyambut baik First High Level Meeting tahun 2023 di Indonesia yang akan mengundang partisipasi seluruh Kepala Negara atau Pemerintahan negara peserta AIS Forum.

“Kita menyepakati satu agenda bersama bahwa ekologi atau perubahan iklim harus dijaga. Artinya kita harus punya kontribusi yang serius khususnya bagi negara pulau kepulauan ini. Utamanya dalam memerangi kerusakan lingkungan, bagaimana memerangi plastik di laut, menjaga kesinambungan terhadap pertumbuhan atau populasi ikan di laut karena ini berpengaruh pada pemenuhan protein umat manusia. Kemudian bagaimana kita merestorasi kembali wilayah pesisir yang rusak dan seterusnya,” beber Menteri Trenggono.

Mengenai pengembangan ekonomi biru di Indonesia, Trenggono mengatakan pihaknya telah menggagas lima program kebijakan yang siap diimplementasikan untuk mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan secara berkelanjutan. Kelimanya meliputi perluasan kawasan konservasi dengan target 30 persen dari total wilayah perairan Indonesia, penerapan kebijakan penangkapan ikan terukur berbasis kuota.

Kemudian pembangunan perikanan budidaya berkelanjutan di wilayah pesisir, laut, dan darat, pengelolaan berkelanjutan pesisir dan pulau-pulau kecil untuk menghindari kerusakan akibat tingginya aktivitas ekonomi, serta penanganan sampah plastik di laut melalui program Bulan Cinta Laut.

“Pengembangan ekonomi biru bukan hanya soal fisheries tapi juga tourism salah satunya. Kebijakan ekonomi biru Indonesia yang digagas KKP juga sejalan dengan empat fokus utama pembahasan dalam pertemuan AIS,” pungkasnya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Tiga Tantangan Koperasi Tembus Pasar Global

JAKARTA, Bisnistoday — Kementerian Koperasi (Kemenkop)  mengindentifikasi tiga tantangan yang menyebabkan koperasi masih...

Ekonomi & Bisnis

The 12th IndoEBTKE ConEx 2026 : Akselerasi Energi Terbarukan Indonesia, Membuka Peluang Investasi, Membangun Ketahanan

JAKARTA, Bisnistoday — The 12th IndoEBTKE ConEx 2026 resmi dibuka hari ini...

Ekonomi & Bisnis

PERKOSMI : Industri Kosmetik Tumbuh Pesat, Perlu Dikawal Bersama

JAKARTA, Bisnistoday – Industri kosmetik Indonesia merupakan salah satu industri yang terus...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop Siapkan Mesin Pascaproduksi bagi KDKMP Pada 2027

LAMPUNG, Bisnistoday – Kementerian Koperasi (Kemenkop) akan menyiapkan alat-alat mesin-mesin pascaproduksi untuk...