www.bisnistoday.co.id
Rabu , 10 Juni 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Menyelami Puisi, Menjalin Persaudaraan Indonesia-Jerman
Humaniora

Menyelami Puisi, Menjalin Persaudaraan Indonesia-Jerman

Buku ini mengompilasi karya-karya penyair legendaris seperti Johann Wolfgang von Goethe, Friedrich Schiller, Friedrich Nietzsche, hingga Rainer Maria Rilke.

Acara Peluncuran Buku Antologi Puisi Agung Jerman di Wisma Habibie-Ainun, Jakarta. (dok:Ist)
Acara Peluncuran Buku Antologi Puisi Agung Jerman di Wisma Habibie-Ainun, Jakarta. (dok:Ist)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Hubungan Indonesia-Jerman telah lama terjalin melalui berbagai bidang, termasuk kesusasteraan. Banyak buku karya sastrawan Jerman telah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia, begitu pun sebaliknya.

Senin (8/6/2026), jalinan persaudaraan itu kembali terukir dengan diluncurkan buku  “Antologi Puisi Agung Jerman”. Acara peluncuran buku yang bertempat di Perpustakaan Habibie & Ainun, Jakarta ini, menjadi momentum penting dalam hubungan kultural dan sastra antara Indonesia dan Jerman.

Karya literatur monumental ini merupakan hasil kurasi dan penyuntingan dari duet sastrawan lintas negara, Agus R. Sarjono (Indonesia) dan Berthold Damshäuser (Jerman). Acara peluncuran ini dibuka dengan sambutan hangat dan kata pengantar eksklusif dari Dr.Ing. Ilham Akbar Habibie, MBA., yang mewakili keluarga besar Wisma Habibie & Ainun.

Menurut Ilham hubungan antara Indonesia dan Jerman tidak hanya dibangun di atas pilar teknologi dan ekonomi, melainkan juga fondasi kebudayaan yang kuat. Pemilihan Perpustakaan Habibie & Ainun sebagai lokasi peluncuran menggarisbawahi warisan visi Presiden RI ke-3, B.J. Habibie, yang dikenal sangat mengagumi kedalaman filosofi dan keteraturan kebudayaan Jerman.

“Melalui puisi, kita diajak menyelami kedalaman rasa, sejarah, dan dinamika pemikiran masyarakat Jerman yang diterjemahkan dengan sangat indah ke dalam bahasa Indonesia,” ujar Ilham dalam sambutannya.

Acara ini turut dihadiri langsung Ralf Beste selaku Duta Besar Jerman untuk Indonesia,  Constanze Michel selaku Direktur Goethe-Institut Jakarta, serta para penyair dan para intelektual lainnya. Kehadiran buku dwibahasa ini diharapkan mampu mempererat pemahaman emosional dan intelektual antar kedua bangsa melalui keindahan bait-bait puisi para pemikir besar Jerman.

Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Ralf Beste, memberikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap penerbitan buku antologi dwibahasa ini sebagai jembatan kultural yang luar biasa untuk mempererat hubungan diplomatik kedua negara lewat sastra.

Dia juga memuji keberanian serta kerja keras kedua editor dalam menerjemahkan puisi-puisi klasik Jerman yang sarat makna, karena berhasil memindahkan keindahan rasa dan kedalaman filosofisnya ke dalam bahasa Indonesia secara apik.

Dari Goethe hingga Nietzsche

Buku ini mengompilasi karya-karya penyair legendaris seperti Johann Wolfgang von Goethe, Friedrich Schiller, Friedrich Nietzsche, hingga Rainer Maria Rilke. Proyek penerjemahan dan penyuntingan ini menjadi puncak dari komitmen kolaboratif jangka panjang antara Agus R. Sarjono dan Berthold Damshäuser (akademisi sekaligus Indonesianis dari Universitas Bonn) yang telah konsisten menjembatani sastra kedua negara sejak awal tahun 2000-an.

Berthold Damshäuser menjelaskan bagaimana proyek antologi ini merupakan wujud nyata dari ambisi dan kecintaan mendalam terhadap sastra Jerman yang ingin ia bagikan kepada publik Indonesia. Sebagai seorang akademisi dan Indonesianis, ia memaparkan pentingnya membawa karya-karya penyair besar seperti Goethe, Schiller, dan Nietzsche ke dalam ruang budaya Indonesia.

Menurutnya puisi-puisi tersebut bukan sekadar teks estetis, melainkan sebuah rekaman sejarah pemikiran dan falsafah hidup yang membentuk peradaban modern Jerman hingga saat ini. //

 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Humaniora

Momen Legendaris Bintang di brightspotCITY 2026

JAKARTA, Bisnistoday - Brightspot telah lama menjadi lebih dari sekadar lifestyle market....

Wamendikdasmen
Humaniora

Kemendikdasmen Kaji Tata Kelola Peningkatan Kompetensi dan Kesejahteraan Guru

DENPASAR, Bisnistoday - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus...

Salah satu univeritas di Guangdong, Tiongkok. (Unsplasg/Lan Lin)
Humaniora

Hari ini, Jutaan Siswa di Tiongkok Ikuti Tes Masuk Perguruan Tinggi

JAKARTA, Bisnistoday - Ratusan siswa di Tiongkok berbondong-bondong memasuki tempat ujian di...

Univ. Paramadina
HEADLINE NEWSHumaniora

LLDIKTI Wilayah III Usulkan Tata Ulang Waktu Penerimaan Mahasiswa

JAKARTA, Bisnistoday- Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah III terhadap Memperhatikan keberlangsungan...