www.bisnistoday.co.id
Selasa , 6 Oktober 2026
Home EKONOMI Normalkan Harga, Kementan Gelontorkan 195 Ton Cabai di Jabodetabek
EKONOMI

Normalkan Harga, Kementan Gelontorkan 195 Ton Cabai di Jabodetabek

Pedagang berjualan cabai di salah satu pasar tradisional di Jabodetabek, belum lama ini. (Foto :istimewa)
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Kementerian Pertanuan (Kementan) telah menggelontorkan 30 truk atau sekitar 195 ton cabai ke empat pasar utama yaitu Pasar Induk Kramat Jati, Cibitung, Tanah Tinggi dan Cikopo untuk menghentikan kenaikan harga di Ibu kota. 

“Kami sudah meminta teman-teman petani untuk mengirim cabainya ke pasar-pasar induk. Kami berikan subsidi distribusi sebesar Rp 600 per kilogram,” kata Dirjen Hortikultura Kementan, Prihasto Setyanto di Jakarta, Rabu 31/3).

Dengan adanya pasokan tersebut, harga cabai rawit di Pasar Induk Kramat Jati yang menyentuh angka Rp 108 ribu per kilogram,  kini turun menjadi Rp 60 ribu per kilogram. Penurunan harga cabai ini terjadi karena cabai yang ditanam pada akhir tahun 2020 sudah mulai panen saat ini.

Baca juga : Kementan Pastikan Ketersediaan 12 Pangan Strategi saat Puasa dan Idul Fitri Aman

Salah satu petani cabai asal Magelang Jawa Tengah, Darno mengakui jika subsidi biaya transportasi ini dirasakan sangat besar manfaatnya. “Subsidi biaya transportasi yang diberikan Kementan sangat kami rasakan. Biaya ini membantu meringankan beban pengiriman ke pasar induk di Jabodetabek,” tegasnya.

Pihak Kementan, kata Prihasto, tak menampik jika menguatnya harga cabai beberapa bulan yang lalu diakibatkan oleh cuaca ekstrem.  Petani cabai banyak yang tidak menanam karena pada musim tanam sebelumnya harga cabai sempat anjlok.

Doktor Ilmu Tanah Universitas Putra Malaysia itu juga menyatakan bahwa upaya-upaya yang telah dilakukan bersama jajarannya sudah terlihat hasilnya saat ini. “Keberhasilan ini juga tidak lain karena kerjasama dengan champion cabai, asosiasi cabai dan paguyuban petani cabai untuk turut serta bersama pemerintah mengendalikan pasokan dan harga khususnya di Jabodetabek,” tambahnya.

Di lain sisi, anggota Paguyuban Petani Cabai Kediri, Suyono juga mengapresiasi pemerintah yang selalu hadir di tengah kesulitan petani.  Pria asal Kediri Jawa Timur itu juga akan mendukung pemerintah dalam menjaga stabilitas harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

“Perhatian pemerintah sangat dirasakan manfaatnya oleh kami.  Para pengepul, pedagang, maupun petani siap menjaga stabilitas harga cabai hingga lebaran nanti,” terangnya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIKorporasi

BRI Life Dorong Perlindungan Jiwa untuk Perencanaan Keuangan melalui Aurora Plus

JAKARTA, Bisnistoday - BRI Life mendorong pentingnya perlindungan jiwa dalam perencanaan keuangan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menkop Tegaskan Komitmen Pemerintah Hilangkan Ketimpangan Ekonomi

JAKARTA, Bisnistoday — Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan komitmen pemerintah dalam melakukan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Gerakan Koperasi Indonesia Siap Ambil Alih Saham Bukopin 

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan gerakan koperasi Indonesia siap...

EKONOMI

Ekosistem Kendaraan Listrik Jabar Diperkuat Home Charging dan 501 SPKLU

BANDUNG, Bisnistoday.co.id — Ekosistem kendaraan listrik di Jawa Barat terus diperkuat melalui...