JAKARTA, Bisnistoday – Pengelola moda transportasi massal PT MRT Jakarta terpaksa menghentikan operasikan MRT akibat adanya gangguan koridor rel MRT yang terhalang oleh besi yang jatuh dari proyek di kawasan Kejagung. Besi crane PT HUtama Karya (Persero) jatuh menimpa koridor rel kereta di antara Stasiun MRT ASEAN dan Stasiun MRT Blok M.
Menurut Kepala Divisi Corporate Secretary PT MRT Jakarta (Perseroda) Ahmad Pratomo bahwa akibat kejadian tersebut akibat jatuhnya alat berat dari kegiatan konstruksi yang tengah dikerjakan di area Gedung Kejagung.
Ia mengutarakan, saat ini telah dilakukan evakuasi penumpang ke Stasiun MRT Jakarta terdekat dan sedang dilakukan penanganan. DIperkirakan kejadian jatuhnya alat berat tersebut terjadi pukul 16.45 WIB.
Pelanggan MRT Jakarta, Wida Juliantari mengatakan akibat tidak ada layanan MRT terpaksa mengorder taxi dari tempat kerjanya di Jalan Jend.Sudirman, menuju rumahnya di Depok. “Kami berdua kebetulan bersama, akhirnya naik taxi, dan belum tahu ini sampai rumah jam berapa.”
Sementara, Tina penumpang MRT Jakarta saat kejadian tengah berada di dalam Kereta. Tidak diketahui penyebabnya dari dalam kereta, langsung MRT tidak berjalan lagi. Kemudian juga, seperti mungkin standar keamanan kereta, para petugas langsung membuka jendela. “Kami kaget, ada suara keras terus kereta berhenti perlahan.”/








































