www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 24 Februari 2024
Home EKONOMI Partai Gelora: Tekanan Ekonomi Rakyat Bakal Berlangsung Lama
EKONOMI

Partai Gelora: Tekanan Ekonomi Rakyat Bakal Berlangsung Lama

Social Media

JAKARTA,Bisnistoday – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia memprediksi krisis berlarut akibat pandemi Covid-19 bakal berlangsung semakin lama, dan tidak akan selesai pada tahun 2022 sesuai tahapan program pemberian vaksin. Sebagai respon politik dan tanggungjawab sosial, maka Partai Gelora tidak bisa berdiam diri melihat situasi sulit masyarakat dalam menghadapi krisis ekonomi saat ini. 

Melalui Bidang UMKM dan Ekonomi Keluarga (Ekkel), Partai Gelora telah menyiapkan berbagai program pemberdayaan dengan memunculkan usaha ekonomi baru berbasis ekonomi keluarga.”Kita tidak tahu ada apakah perbaikan ekonomi setelah 2022,  karena krisiis ini akan jauh lebih panjang dari sekedar tahapan berakhirnya vaksin 2022. Apa artinya, sebagian besar masyatrakat yang kategori ekonominya menengah ke bawah dan yang akan bekerja di sektor informal akan terus menghadapi kesulitan,” kata Mahfuz Sidik, Sekretaris Jenderal Partai Gelora dalam keterangannya, Minggu (24/1).

Hal ini disampaikan Mahfuz, Sabtu (23/1) saat menutup Webinar Yespreneur Web Series #Day2 Traning Of Trainers (TOT) Pendampingain UMKM yang diselenggarakan Bidang UMKM dan EKonomi Keluarga (Ekkel) Partai Gelora. Webinar Yespreneur TOT Pendampingan UKM ini berlangsung selama dua hari pada Jumat (22/1) dan Sabtu (23/1).

Baca juga : Partai Gelora Kedepankan Manfaat Program Untuk Masyarakat

Karena itu, Mahfuz mengapresiasi Bidang UMKM dan Ekkel yang dipimpin Srie Wulandari (Coach Wulan) yang sangat progresif dan bergerak lebih awal sebagai bukti  komitmen politik dan kemasyarakatan  Partai Gelora untuk tidak bisa berdiam diri melihat situasi krisis yang sedang dialami masyarakat.

“Jadi keikutsertaan dalam acara pendampingan UMKM ini punya makna strategis, tapi sekaligus menjadi pembuktian dari komitmen politik dan kenyataan sosial dan komitmeen kemasyarakatan kita (Partai Gelora, red) untuk tidak berdiam diri melihat situasi yang sedang dialami masyarakat,” katanya.

Menurut dia, pandemi Covid-19 telah memunculkan geliat usaha baru, yakni usaha ekonomi berbasis keluarga. Namun, jika mengacu pada peraturan perundang-undangan, usaha-usaha berbasis ekonomi keluarga belum diatur.

“Dalam era digital saat ini, rintisan-rintisan usaha berbasis ekonomi keluarga ini, geliat baru, fenomena baru pertumbuhan ekonomi. Ini harus mendapatkan perhatian penting, apalagai jika dikaitkan dengan pemilu mendatang,” kata Sekjen Partai Gelora ini.

Mahfuz menilai, keluarga adalah sumber penggalangan suara terdepan dalam Pemilu 2024 mendatang. Sebab, dalam situasi pandemi Covid-19 ada suatu pandangan bahwa partai politik akan mengalami kesulitan untuk ‘menjual’ programnya dalam menarik simpati masyarakat.

“Ada semacam kesulitan bagi partai politik untuk melakukan hard selling atau hard market. Kasarnya orang lagi susah jualan partai , siapa yang mau beli. Tetapi bagi Partai Gelora bukan berdiam diri, tidak bekerja, terperangkap atau tersandera  dalam situasi si ini,” katanya.

Pendekatan Hulu ke HIlir

Apa yang dilakukan Partai Gelora saat ini, lanjut Mahfuz, adalah mencari empati masyarakat, dan bukan memaksakan kehendak dengan mengedepankan spirit pemberdayaan kepada masyarakat melalui berbagai cara pendekatan. 

Pendekatan tersebut, bisa dilaukan melalui hulu dan hilir . Hulunya adalah para pelaku UMKM yang mmbutuhkan pemberdayaan dan advokasi. Hilirnya adalah keluarga yang kehilangan pekerjaan dengan memulai usaha baru ekonomi berbasis keluarga.

“Ini sesuatu menarik dan bisa menjadi terobosan. Kalau kita membantu advokasi dan mengedukasi UMKM sudah banyak pemainnya, sebagian berhasil dan sebagian tidak berhasil. Tetapi kalau kita bergerak di ruang terkecil keluarga, saya kira akan menjadi jembatan yang sangat baik dan efektifnya,” tegasnya. 

Mahfuz mengatakan, bidang UKM dan Ekkel bisa bersinergi dengan bidang-bidang lainnya untuk melakukan pendekatan ke keluarga. Bidang UMKM dan Ekkel bisa melalui pintu masuk melului ekonomi keluargaa, sementara bidang lain bisa melalui pintu masuk perempuan, kesehatan dan agama.  

“Sering kali untuk meleembutkan hati seseorang tidak dengan nasiehat agama, tapi dengan pelayanan. Kita bisa bantu ekonomi, bukan finansialnya,  kita beri knowledge dan skill dan mereka bisa keluar dari krisis.Mereka akan merasa dilayani, dan hikmah semacarm ini akan menciptakan ikatan hati,” ujarnya.  

Menanggapi hal ini, Ketua Bidang UMKM dan Ekkel Coach Wulan mengatakan, telah mendapatkan wawasan baru bahwa pendamping UMKM bisa berperan sebagai informal leader, yang akan membawa dampak luar biasa bagi Yes preneur dan Partai Gelora.

“Kita mendapatkan insight (wawasan, red), pendamping bisa berperan sebagai informal leader. Impactnya akan luar bisa buat Yes preneur sendiri dan secara garis besarnya buat Partai Gelora,” kata Wulan.

Sesuai pesan Wakil Ketua Ukum Partai Gelora Fahri Hamzah, kata Wulan, pengurus UMKM dan Ekkel untuk terus membaca dan menimba ilmu mlalui webinar-webinar yang diselengggarakan. Sehingga memiliki wawasan dan ketika terjun ke masyarakat akan teruji dan percara diri.”Apa yang disampaikan Pak Sekjen (Mahfuz Sidik, Sekjen Partai Gelora, red) menjadi spriit untuk menjadikan pendamping sebagai informal leader dalam tatanan masyarakat dan keluarga,” paparnya.//

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

PT WILMAR Padi Indonesia

SOROTAN BISNISTODAY

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Lifting MIgas
EKONOMI

Lifting Migas Kepri Diatas Target

TANJUNG PINANG, Bisnistoday - Lifting migas Provinsi Kepulauan Riau tahun 2023 tercatat...

EKONOMI

Lima Bendungan Siap Diresmikan Tahun Depan

JAKARTA, Bisnistoday  - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat...

EKONOMI

HCML Dukung Target Pencapaian SKK Migas 

PASURUAN, Bisnistoday – Kontraktor Kontrak Kerja Sama Husky – CNOOC Madura Limited...

EKONOMI

Pemerintah Mesti Awasi Ketat Jika TikTok Shop Kembali Buka

JAKARTA, Bisnistoday - TikTok Shop telah resmi ditutup pemerintah selama sebulan lebih,...