www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Partisipasi Perempuan dalam Sains Teknologi Rekayasa serta Matematika Perlu Dikembangkan
Humaniora

Partisipasi Perempuan dalam Sains Teknologi Rekayasa serta Matematika Perlu Dikembangkan

Demo Day
KEGIATAN Demo Day Perempuan Inovasi 2025 di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Rabu (10/12).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Keterlibatan langsung peerempuan dalam. Sains (Science), Teknologi (Technology), Rekayasa (Engineering) serta Matematika (Mathematics) secara nasional dibilang masih rendah. Partisipasi perempuan dibidang STEM baru sekitar 8% sehingga menjadi tantangan serius.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekditjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan  Khusus, Kemendikdas, Muhammad Hasbi, saat acara Demo Day Perempuan Inovasi 2025 di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Rabu (10/12). Kegiatan ini menghadirkan 40 inovator perempuan melalui presentasi karyanya serta manfaat sosialnya.

“Perempuan ini memiliki perspektif, empatik yang penting untuk memastikan teknologi, termasi AI tidak bias dan lebih responsive terhadap kebutuhan sosial,” ujar Mumhammad Hasbi. Dalam acara tersebut, juga digelar sesi pemberian apresiasi terhadap terhadap empat peserta Jago Vokasi.

Lebih lanjut Hasbi menuturkan,bahwa program ini dimulai sejak empat bulan lalu secara virtual. Sekarang, lanjut Hasbi merasa gembira karena dapat bertemu langsung dengan para peserta. “Hari ini saya sangat gembira dapat bertemu langsung dan menyaksikan capaian mereka,” tuturnya.

Menurut Hasbi bahwa pemerintah tengah mengambil langkah strategis terkait lemahnya keterlibatan perempuan dalam STEM. Saat Ditjen Vokasi Kemendikdas tengah memperkaya pembelajaran berbasis teknologi.

Seperti yang dilakukan adalah, integrasi literasi digital dan AI dalam kurikulum pendidikan vokasi, penerapan metode project-based learning untuk menyelesaikan persoalan nyata, maupun kolaborasi erat dengan industri agar keterampilan lulusan sesuai kebutuhan masa depan.

Ia menilai Program Perempuan Inovasi sebagai bentuk kolaborasi lintas sektor yang efektif. Program ini sejalan dengan inisiatif Partisipasi Semesta untuk Pendidikan Berkelanjutan, yang menargetkan perluasan akses keterampilan teknologi bagi perempuan Indonesia.

Para Inovator Muda

Hasbi dalam sambutanya berpesan agar para peserta terus mengasah kemampuan di tengah pesatnya perkembangan AI. “Gunakan teknologi untuk menciptakan dampak sosial yang lebih besar dan jadilah role model bagi perempuan lain,” ujarnya.

Acara Demo Day Perempuan Inovasi 2025 menjadi bukti bahwa perempuan Indonesia siap mengambil peran penting dalam lanskap teknologi masa depan, bukan hanya sebagai pengguna, tetapi sebagai pencipta inovasi yang membawa perubahan./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Lawang Sewu
Humaniora

Mengenal Warisan Perkeretaapian Melalui Petilasan Lawang Sewu dan Museum Ambarawa

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Melalui Rail Heritage Forum 2026 di Lawang Sewu, KAI...

Tes TKA
Humaniora

Gelombang Pertama TKA SMA/SMK 2026 Tuntas, Diikuti Lebih dari 1,6 Juta Murid

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menuntaskan pelaksanaan...

Mendikdasmen
Humaniora

Puncak Bulan Bahasa 2026, Kemendikdasmen Luncurkan 16 Produk Bahasa-Sastra dan 2 Program Wiyata Kinarya

JAKARTA, Bisnistoday.co.id— Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan...

Wamendikdasmen
Humaniora

Momentum Sumpah Pemuda, Wamendikdasmen Fajar Tekankan Pentingnya Pendidikan Karakter Sejak Dini

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Pendidikan karakter perlu dibangun sejak dini melalui keterlibatan keluarga,...