www.bisnistoday.co.id
Selasa , 16 Desember 2025
Home NASIONAL & POLITIK Nasional Pemerintah Akan Beri BLT kepada 18,8 Juta Keluarga Miskin
Nasional

Pemerintah Akan Beri BLT kepada 18,8 Juta Keluarga Miskin

Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto didampingi Menku Sri Mulyani Indrawai saat konferensi pers di Jakarta, Senin (29/1
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Pemerintah akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp200 ribu per bulan pada tiga bulan pertama atau Januari hingga Maret tahun 2024 kepada 18,8 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan ini diberikan guna memitigasi risiko pangan.

“BLT tersebut untuk memitigasi risiko pangan selama tiga bulan, dan akan dievaluasi tiga bulan lagi,” kata Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto saat konferensi pers hasil high level meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Pusat (TPIP) di Jakarta, Senin (29/1).

Airlangga menuturkan BLT tersebut menggantikan program BLT El-Nino kepada masyarakat untuk dua bulan, yaitu November dan Desember 2023. Penyaluran BLT El Nino menyasar sebanyak 18,8 juta KPM secara nasional. “Ini menggantikan program El Nino yang tahun kemarin diberikan di akhir tahun sebesar Rp200 per bulan juga, pada waktu itu selama dua bulan ataupun Rp400 ribu,” ujarnya.

BLT untuk 18,8 juta KPM tersebut juga berbeda dengan bantuan pangan beras yang diberikan kepada 22 juta KPM. “Ini berbeda dengan bantuan pangan yang 22 juta KPM. Nah itu biasanya masyarakat di bawah bertanya kenapa saya dapat beras tetapi tidak dapat BLT cash. Tentu dengan data yang berbeda itu tergantung kepada kemarin data yang dari PMK (Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan) terkait dengan data tersebut,” ujarnya.

Bantuan pangan beras merupakan program penyaluran dari pemerintah melalui cadangan beras pemerintah (CBP), yang setiap KPM menerima 10 kilogram beras tiap bulan.

“Pemerintah juga telah memutuskan dengan program bantuan pangan di mana bantuan pangan beras sampai bulan Juni 2024 sebesar 10 kg,” ujarnya.

Anggarkan Rp11,25 Triliun

Dalam kesempatan sama, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, untuk mem berikan BLT sebesar Rp200 ribu kepada 18,8 juta KPM tersebut, pemerintah menganggarkan dana sebesar Rp11,26 triliun.

Sri Mulyani menambahkan, BLT kepada 18,8 juta penduduk miskin (KPM) tersebut merupakan pengganti bantuan El Nino.

Terkait dengan belum dicairkannya BLT tersebut pada bulan Januari ini, Menkeu mengatakan pada Januri pihaknya masih berkoordinasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk proses penyaluran BLT-nya.

Baca juga: BLT Bagi Rakyat Kecil Harus Segera Dicairkan

“Karena kan ini udah hampir selesai (Januari), tapi dari Kemensos untuk urusan DIPA-nya, dan penggunaan datanya dan appoitment terhadap cost-nya,” ujar Menkeu.

Menkeu menegaskan, untuk penyaluran belum diketahui apakah akan disalurkan sekaligus selama 3 bulan atau per bulan. Pihak Kemenkeu masih melihat kesiapan dari Kemensos.”3 bulan sekaligus, nanti kita liat kesiapan dari Kemensos,” ujarnya./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Nasional

Kemenko Polkam: Sinyal di Wilayah 3T Bukan Sekadar Konektivitas, Tapi Bentuk Kehadiran Negara

JAKARTA, Bisnistoday– Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menekankan bahwa...

Nasional

Mendagri Terbitkan SE, Minta Semua Kepala Daerah Siagakan Damkar 24 Jam

JAKARTA, Bisnistoday - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengeluarkan Surat Edaran Nomor...

Jasa Konstruksi
Nasional

Surat Terbuka Dugaan Monopoli Sertifikasi, Penggiat Konstruksi Minta Penetapan Pengurus LPJK 2025–2029 Ditinjau Ulang

JAKARTA, Bisnistoday  - Polemik proses penetapan pengurus Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) periode...

Jasa Marga
Nasional

Temu Pelanggan, JTT Dengar Aspirasi Pengguna Jalan Tol wilayah Jawa Timur

SURABAYA, Bisnistoday  – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menggelar kegiatan Temu Pelanggan...