www.bisnistoday.co.id
Selasa , 16 Desember 2025
Home BURSA & KORPORASI Bursa Pemberian Insentif Fiskal Kepada Sektor Pariwisata Disambut Positif, IHSG Menguat
Bursa

Pemberian Insentif Fiskal Kepada Sektor Pariwisata Disambut Positif, IHSG Menguat

Indeks Harga Saham Gubungan (IHSG) pada perdagangan Senin (29/1) ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan, Senin (29/1) ditutup menguat 20,08 poin ke posisi 7.157,17. Sementara indeks LQ45 naik 10,42 poin ke posisi 961,91.

Rencana pemerintah memberikan insentif fiskal sebesar 10 persen dari Pajak Penghasilan (PPh) badan kepada sektor pariwisata disambut positif pelaku pasar. PPh badan yang tadinya sebesar 22 persen, akan menurun menjadi 12 persen.

Pemberian insentif tentunya untuk mendorong kebangkitan sektor pariwisata yang mulai menggeliat pasca Covid-19. Dengan kebangkitan sektor pariwisata akan berdampak positif bagi perekonomian nasional karena akan memberikan efek domino pada sektor lain.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, dua sektor meningkat yaitu dipimpin sektor barang konsumen primer sebesar 0,32 persen, diikuti sektor industri dan yang naik sebesar 0,09 persen.

Sedangkan, sembilan sektor terkoreksi yaitu dipimpin sektor teknologi turun paling dalam minus 2,26 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor infrastruktur yang masing-masing minus 0,86 persen dan 0,56 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu SRAJ, SURI, PSAB, IDEA dan HILL. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar, yakni SMLE, CGAS, MSKY, GTRA dan CUAN.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.138.669 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 18,72 miliar lembar saham senilai Rp9,52 triliun. Sebanyak 216 saham naik, 284 saham menurun, dan 264 tidak bergerak nilainya.

Bursa Regional Asia

Sementara itu, di tengah pelaku pasar menantikan hasil pertemuan The Federal Open Market Committee (FOMC), mayoritas bursa regional Asia menguat.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekurtitas dalam kajiannya menyebutkan, di sisi lain, katalis positif datang dari regulator China, yang mengumumkan akan menghentikan peminjaman saham tertentu untuk short selling mulai Senin, untuk mendukung pasar saham yang sedang merosot di negara tersebut.

Baca juga: Pasar Merespon Positif Kebijakan BI Menahan Suku Bunga, IHSG Menguat

Pada pekan lalu, Perdana Menteri China Li Qiang menjanjikan dukungan pemerintah yang lebih kuat terhadap pasar.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain, indeks Nikkei menguat 275,79 poin atau 0,77 persen ke 36.026,89, indeks Hang Seng menguat 125,01 poin atau 0,78 persen ke 16.077,24, indeks Shanghai melemah 26,86 poin atau 0,92 persen ke 2.983,36, dan indeks Strait Times melemah 19,22 poin atau 0,61 persen ke 3.140,31./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Bursa

Dibekali Teknologi AI, Analisis Pasar Saham Kini Bisa Secepat Kilat

JAKARTA, Bisnistoday - Dunia investasi dan trading multi-aset di Indonesia kini memasuki...

GEDUNG BEI
Bursa

Pasar Tunggu Rilis PDB Kuartal III, IHSG Berpeluang Mananjak Akhir Tahun

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir Oktober...

Mirae Asset Sekuritas
Bursa

Hadapi Dinamika Makroekonomi, Mirae Asset Tawarkan Lima Strategi Baru Lewat MAIA

JAKARTA, Bisnistoday – Di tengah ketidakpastian ekonomi global dan meningkatnya volatilitas pasar, PT Mirae...

Bursa

Kinerja Emiten dan Pemimpin Korporasi Raih Apresiasi Berkait Capaian Gemilang

JAKARTA, Bisnistoday - Paruh pertama 2025 menjadi tonggak emas bagi pasar modal...