www.bisnistoday.co.id
Jumat , 21 Agustus 2026
Home EKONOMI Pengurus INACA Diminta Bersinergi Pulihkan Industri Penerbangan
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pengurus INACA Diminta Bersinergi Pulihkan Industri Penerbangan

PULIHKAN INDUSTRI PENERBANGAN: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta pengurus INACA Bersinergi Pulihkan Industri Penerbangan
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Para pengurus Asosiasi Penerbangan Nasional Indonesia (Indonesia National Air Carriers Association/INACA) diminta bersinergi bersama mempercepat pemulihan penerbangan setelahterdampak pandemi Covid-19.

“Saya berharap ketua dan pengurus INACA terpilih bersinergi mencari solusi terbaik dalam upaya mempercepat pemulihan industri penerbangan,” kata Meteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saatmembuka Rapat Umum Anggota dan Pemilihan Kepengurusan INACA periode 2022-2025 yang dipantau secara daring di Jakarta, Kamis (27/10).

Pada kesempatan tersebut, Menhub menyampaikan sejumlah pesan kepada para pengurus INACA terpilih, di antaranya meminta seluruh maskapai menjaga dan meningkatkan ketepatan waktu atau on time performance (OTP).

Ia menyampaikan, beberapa cara untuk menjaga OTP yaitu dengan meminimalkan faktor-faktor keterlambatan suatu penerbangan baik manajemen seperti personel, kelengkapan fasilitas, serta faktor teknis operasional yang membutuhkan koordinasi dengan pihak terkait seperti pengelolaan bandara dan navigasi.

“Data September 2022 menunjukkan, seluruh maskapai anggota INACA mencapai angka OTP sebesar 76,79 persen. Jumlah tersebut naik dari tahun sebelumnya pada 2021 yaitu sebesar 75,31 persen,” ucapnya.

Selanjutnya, Menhub meminta INACA untuk memperhatikan keterbatasan jumlah armada yang menjadi salah satu masalah yang dihadapi maskapai akibat pandemi, yang menyebabkan ketidakseimbangan antara supply (ketersediaan armada pesawat) dan demand (jumlah permintaan masyarakat).

“Saat pandemi mereda, ada euforia masyarakat untuk kembali bergerak. Namun dengan adanya supply yang masih terbatas mengakibatkan terjadi stagnasi yang mempengaruhi pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Menhub juga meminta INACA untuk memberi perhatian khusus terhadap kebutuhan konektivitas daerah terdepan, terpencil, terluar, dan perbatasan (3TP) yang harus dipenuhi.

“Kita harus melihat dan mendengarkan kebutuhan saudara kita di Aceh, Kalimantan, Papua, dan Indonesia bagian timur,” ujarnya.

Terkait kesiapan sektor transportasi udara dalam perhelatan Presidensi Indonesia pada event G20 di Bali pada 15-16 November 2022, Menhub meminta seluruh anggota INACA tetap melakukan pelayanan penerbangan komersial secara optimal, dengan memperhatikan pembatasan operasi (limited operation) pada 14-18 November 2022 yang tertera dalam Surat Edaran Dirjen Perhubungan Udara Nomor 11 Tahun 2022 tentang Pengaturan Operasional Penerbangan Selama Penyelenggaraan KTT Presidency G20 Indonesia tahun 2022 di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai-Bali.

“Ketentuan tersebut untuk menyeimbangkan penerbangan VVIP beserta delegasi, dengan penerbangan regular,” katanya.

Hadir dalam kegiatan ini, Ketua Umum INACA 2019-2022 Denon B. Prawiraatmadja, perwakilan International Air Transport Association (IATA) Richard Tan, perwakilan Textron Aviation Jodie Bevan, serta perwakilan Boeing Ashwin Naidu./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Dirut KAI
EKONOMI

Dirut KAI Fokus Optimalkan Area Pertumbuhan Ekonomi Wilayah TOD

JAKARTA, Bisnistoday – PT Kereta Api Indonesia (KAI) bakal lebih fokus pengembangan...

EKONOMI

Kota Bandung Bidik 24 Juta Kunjungan Wisatawan, Bandara Husein Jadi Penguat Konektivitas

BANDUNG, Bisnistoday - Pemerintah Kota Bandung menargetkan jumlah kunjungan wisatawan mencapai 23-24...

Angkutan Barang
Ekonomi & Bisnis

PT Tristar Transindo Siapkan Motor Carrier dan Car Carrier Solusi Distribusi Kendaraan Pelanggan

/JAKARTA, Bisnistoday - Perjalanan sepeda motor dan mobil baru dimulai saat kendaraan...

Motor Listrik
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Industri Kecil dan Menengah Terbuka Peluang Jadi Pemasok Motor Listrik Nasional

JAKARTA, Bisnistoday - Pemerintah mendorong keterlibatan industri kecil dan menengah (IKM) dalam...