www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 7 November 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Perbaikan Jalan Ruas Pemalang–Pekalongan Dikebut dan Tuntas Sebelum Lebaran
Ekonomi & Bisnis

Perbaikan Jalan Ruas Pemalang–Pekalongan Dikebut dan Tuntas Sebelum Lebaran

Menteri PU
MENTERI PU, Dody Hanggodo di Pemalang./
Social Media

PEMALANG, Bisnistoday – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pekerjaan preservasi pada ruas Jalan Nasional Pemalang–Pekalongan guna memastikan kondisi jalan mantap, aman, dan nyaman dilalui masyarakat menjelang periode mudik Lebaran 2026.

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa ruas tersebut merupakan bagian penting dari koridor strategis Pantura dengan mobilitas kendaraan yang tinggi, sehingga harus dipastikan siap sebelum puncak arus mudik.

“Ruas Pemalang–Pekalongan ini harus dipastikan dalam kondisi mantap dan aman dilalui masyarakat sebelum Lebaran. Percepatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan infrastruktur yang andal, khususnya pada jalur dengan mobilitas tinggi seperti Pantura,” kata Menteri PU Dody Hanggodo saat meninjau lokasi pada Sabtu (28/2).

Pekerjaan preservasi mencakup sejumlah segmen prioritas yang difokuskan pada perbaikan struktur perkerasan jalan untuk meningkatkan daya tahan serta kenyamanan berkendara. Beberapa titik strategis menjadi prioritas penyelesaian sebelum Lebaran agar tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta Moch Iqbal Tamher menyampaikan bahwa progres fisik pekerjaan hingga saat ini telah mencapai 78,89%, melampaui target rencana sebesar 37,66%.

“Progres fisik secara keseluruhan hingga saat ini telah mencapai 78,89%, lebih tinggi dari target rencana yang sebesar 37,66%,” kata Iqbal Tamher.

Metode penanganan dilakukan melalui dua tipe pekerjaan. Tipe pertama dilakukan tanpa pembongkaran perkerasan eksisting, dengan penambahan konstruksi baru berupa AC-BC tebal minimum 3 cm dan beton mutu fs’45 tebal 31 cm dengan waktu pengerasan 3–7 hari.

Sementara itu, tipe kedua dilakukan melalui pembongkaran perkerasan eksisting, dilanjutkan dengan pekerjaan agregat Kelas A tebal 20 cm, beton kurus tebal 10 cm, dan beton fs’45 tebal 31 cm dengan masa pengerasan 3–7 hari guna memperkuat struktur jalan secara menyeluruh.

Selain pekerjaan rekonstruksi, preservasi juga mencakup pemeliharaan rutin berupa perbaikan campuran aspal panas serta pengendalian vegetasi di sepanjang ruas untuk menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.//

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Suku Bunga Mekaar 8 Persen Resmi Berlaku

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama PT...

Aktifitas Bongkar Muat di Pelabuhan Belawan.
Ekonomi & Bisnis

Hingga September 2026, Kemendag Catat Tren Positif Perdagangan Luar Negeri  

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Indonesia kembali mencatatkan surplus neraca perdagangan pada September 2026...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pembahasan RUU Perkoperasian Capai 80 Persen, Ditargetkan Rampung Tahun Ini

JAKARTA, Bisnistoday – Sekretaris Kementerian Koperasi (Kemenkop) Ahmad Zabadi menyampaikan pembahasan Rancangan...

Menperin
Ekonomi & Bisnis

Prospek Industri Sedang Baik, Menperin Sarmuji Minta Kadin Manfaatkan Momentum

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menilai prospek industri nasional sedang...