www.bisnistoday.co.id
Minggu , 15 Maret 2026
Home NASIONAL & POLITIK Politik & Keamanan Ciptakan Kekompakan, Ramadan Jadi Refleksi Bersama Elite  dan Rakyat
Politik & Keamanan

Ciptakan Kekompakan, Ramadan Jadi Refleksi Bersama Elite  dan Rakyat

Fahri Hamzah
WAKIL Ketua Partai Gelora indonesia, Fahri Hamzah di Jakarta./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia sekaligus Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI Fahri Hamzah mengatakan, bahwa situasi dunia sekarang mengharuskan Indonesia punya persiapan matang dalam menghadapi dinamika politik global saat ini.

“Kita harus banyak bicara tentang tema-tema kebangsaan, kewarganegaraan, pemerintahan, geopolitik dan sebagainya. Karena apa yang terjadi di luar sana bisa saja menciptakan goncangan yang besar,” kata Fahri Hamzah dalam Kajian Pengembangan Wawasan Kebangsaan Bagian ke-7, kemarin.

Goncangan besar itu, kata Fahri, bisa saja sampai pada level perang dunia (PD) III yang menyeret seluruh negara di dunia dalam peperangan. Apabila tidak bersiap, maka Indonesia bisa menjadi ‘collateral damage’, atau korban lagi seperti sebelumnya.

Menurut dia, keterlibatan Indonesia sebagai anggota Badan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) adalah dalam rangka persiapan tersebut. Sebab, cita-cita Indonesia dari awal merdeka adalah ingin terciptanya perdamaian dunia, dan tidak ada lagi penjajahan.

 “Jadi Indonesia memang meniatkan dan mencita-citakan sejak hari pertama negara ini dibentuk. Dalam pembukaan UUD 1945,  ditegaskan bahwa tujuan bernegara itu, antara lain  ikut serta dalam perdamaian dunia, yang berdasarkan kepada perdamaian abadi dan keadilan sosial.,” katanya.

Perdamaian Dunia

Karena itu, cita-cita ikut serta dalam perdamaian tersebut, lanjut Fahri,  adalah cita-cita bangsa Indonesia sejak hari pertama merdeka dari penjajahan. Keterlibatan Indonesia dalam perdamaian dunia, juga  sudah dilakukan oleh Proklamator RI Soekarno-Hatta dan para tokoh bangsa sebelumnya dalam berbagai forum internasional.

Sehingga ketika pemimpinnya sekarang gandrung ikut dalam partipasi global seperti yang diakukan oleh Presiden Prabowo Subianto sekarang. Membawa Indonesia bergabung ke dalam BoP, ikut serta merencanakan keadilan dan perdamaian global, maka hal itu merupakan mandat konstitusi, bukan kemauan Presiden Prabowo sendiri.

“Itu mandat konstitusi, cita-cita konstitusional yang harus kita laksanakan. Indonesia mengajak bangsanya untuk  melakukan persiapan untuk menghadapi keadaan ketidakppastian global. Itu yang dilakukan Pak Prabowo sekarang,” jelasnya.

Partai Gelora mengajak seluruh komponen bangsa untuk membangun persatuan dan mendukung upaya Presiden Prabowo bergabung dengan BoP, bukan sebaliknya menciptakan narasi-narasi perpecahan.

“Terus terang saat ini memang banyak narasi perpecahan yang dikembangkan, terkait BoP ini. Saya sendiri sudah membaca opini publik dan cara masyarakat bereaksi. Kita memang ada problem dalam membangun kekompakan yang kuat,” ujarnya./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Beritasatu Network

Related Articles

Politik & Keamanan

Terima Dubes Iran, Megawati Sampaikan Selamat Penunjukan Mojtaba Khamenei

JAKARTA, Bisnistoday - Presiden Ke-5 Republik Indonesia yang juga Ketua Umum PDI...

Politik & Keamanan

Partai Gelora Berduka Atas Syahidnya Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran

JAKARTA, Bisnistoday-Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia berduka atas syahidnya Pemimpin Tertinggi Republik...

Partai Gelora
Politik & Keamanan

Polemik PD III: Dunia Menanti Kabar Terbaru Rencana Serangan AS ke Iran

JAKARTA, Bisnistoday – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Mahfuz...

Politik & Keamanan

Didampingi Prananda Prabowo, Megawati Soekarnoputri Lakukan Kunjungan Kerja Ke UAE

ABU DHABI, Bisnistoday-- Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI...