www.bisnistoday.co.id
Rabu , 22 April 2026
Home EKONOMI Petani Sawit Ancam Kerahkan Massa ke Istana
EKONOMI

Petani Sawit Ancam Kerahkan Massa ke Istana

Kelapa Sawit
Salah satu perkebunan kepala sawit milik PT Astra Agro Lestari, di areal Sumatera, belum lama ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Para petani kelapa sawit, yang tergabung dalam Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) mengancam akan mengerahkan petani se-Indonesia untuk melakukan Aksi Keprihatinan Petani Kelapa Sawit Indonesia.

Aksi ini akan dilakukan serentak mulai pukul 09.00-12.00 WIB pada Selasa, (17/5). Demo keprihatinan ini dilakukan untuk menyikapi dampak Larangan Ekspor Minyak Goreng dan CPO yang berdampak langsung kepada anjloknya harga TBS (tandan buah segar) kelapa sawit  di seluruh Indonesia, terkhusus sentra perkebunan kelapa sawit.

“Jakarta akan menjadi sentra utama Aksi Keprihatinan Petani Sawit Indonesia yang diadakan pada 17 Mei 2022 di Kantor Kemenko Perekonomian RI dan Patung Kuda Monas, selanjutnya kami akan ke Istana Presiden untuk bertemu Pak Jokowi untuk menyampaikan usulan kami.” ujar Ketua Umum DPP Apkasindo, Gulat ME Manurung, Senin (16/5).

Menurutnya,  kegiatan ini akan diikuti lebih 250 peserta yang melibatkan petani sawit anggota APKASINDO dari 22 Provinsi dan 146 Kabupaten/Kota serta anak petani sawit yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Sawit (FORMASI) Indonesia.

Gulat menjelaskan aksi keprihatinan ini juga dilakukan serentak di 146 Kabupaten Kota DPD APKASINDO dari 22 Provinsi APKASINDO.

“Petani sawit yang datang ke Jakarta mulai dari Aceh sampai Papua Barat akan berpakaian adat-budaya masing-masing, kami ingin menunjukkan sawit itu pemersatu bangsa dan anugerah Tuhan kepada Indonesia,” tutur Gulat.

Ketua Umum DPP Apkasindo ini menambahkan, aksi ini swadaya dan sebagian besar peserta aksi sudah tiba ke Jakarta pada Minggu sore, seperti Petani sawit dari Papua Barat, Kalimantan Utara, Aceh, Sulawesi Barat dan Papua.

Indra Rustandi, Ketua APKASINDO Provinsi Kalimantan barat (Kalbar), ketika dikonfirmasi awak media, membenarkan sedang dalam perjalanan dari Kab Sintang menuju Pontianak. Total petani dari Kalbar yang ke Jakarta sebanyak 25 orang, ujarnya.

“Kami sangat bersemangat ke Jakarta ingin bertemu Pak Jokowi, karena kami melihat Kementerian terkait tidak becus mengurus kami petani sawit. Lihat saja Dirjen Perkebunan sudah hampir 2 tahun Plt (pelaksana tugas), jadi bagaimana kami dapat perhatian ?, padahal sawit sangat strategis dan roh nya ekonomi Indonesia pada 5 tahun terakhir, apalagi Menteri Perdangan yang sudah membuat kami menderita”, tutur Indra.

Selanjutnya, Gulat mengatakan bahwa saat ini sudah kritis, dari 1.118 pabrik sawit se-Indonesia paling tidak 25% telah stop pembelian TBS sawit petani. Ini terjadi setelah harga TBS petani sudah anjlok 40%-70% dari harga penetapan Disbun dan ini terjadi secara merata sejak larangan ekspor, tanggal 22 April lalu.  Dampaknya luar biasa, telah mengganggu sendi-sendi ekonomi petani sawit dan rantai ekonomi nasional.

“Kami berpacu dengan waktu. Kami sudah rugi 11,7 Triliun per akhir April lalu, termasuk hilangnya potensi pendapatan negara melalui Bea Keluar, terkhusus Pungutan Ekspor dimana sejak Februari sampai April sudah hilang Rp.3,5 Triliun per bulannya,” urai Gulat.

Semua permasalahan ini terjadi sejak adanya gangguan pasokan Minyak Goreng Sawit (MGS) domestic dan harga MGS curah yang tergolong mahal, padahal sudah disubsidi. Sehingga Presiden Jokowi mengambil kebijakan Larangan eksport CPO dan Bahan Baku MGS.

Namun sangat tragis dampaknya kepada Petani sawit. Oleh karena itu dalam acara aksi keprihatinan nanti APKASINDO akan menyampaikan lima tuntutan. Antara lain, menyampaikan aspirasi kepada Presiden Joko Widodo supaya melindungi 16 juta petani sebagai dampak turunnya harga TBS sawit sebesar 70%  di 22 provinsi sawit.

Kedua, Meminta Presiden Joko Widodo untuk meninjau ulang kebijakan larangan ekspor sawit dan produk MGS serta bahan bakunya karena dampaknya langsung ke harga TBS sawit./

Arsip

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Beritasatu Network

TRADE EXPO INDONESIA 2025

SOROTAN BISNISTODAY

Related Articles

Polusi Udara (Ilustrasi/unsplash/ella iunescu)
EKONOMIEnergi

Pembangkit Listrik Tenaga Kayu Berdampak Lebih Buruk bagi Iklim

JAKARTA, Bisnistoday – Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa pembakaran kayu untuk pembangkit...

PTPN III Dorong Ketahanan pangan dan Energi. (dok PTPN)
EKONOMIEnergi

PTPN III Berkomitmen Dorong Ketahanan Pangan dan Energi

JAKARTA, Bisnistoday – PT Perkebunan Nusantara III (Persero) terus memperkuat perannya dalam...

Harry K. Nugraha, Country Manager Intel Indonesia
EKONOMI

Prosesor Intel Core Ultra Series 3 Hadir Dengan Performa AI PC Generasi Baru

JAKARTA, Bisnistoday — Intel mengumumkan ketersediaan laptop yang ditenagai oleh prosesor Intel...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop dan Green X Buat MoU Terkait Pembangunan PLTS Untuk KDKMP di Wilayah 3T

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Koperasi (Kemenkop) menjalin kerja sama dengan PT Energy...