www.bisnistoday.co.id
Jumat , 6 November 2026
Home EKONOMI Sektor Riil Presiden Jokowi Turun Tangan Redam Harga Beras
Sektor Riil

Presiden Jokowi Turun Tangan Redam Harga Beras

BERAS IMPOR
BERAS IMPOR yang berada di Kapal, belum lama ini.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun tangan untuk meredam gejolak harga beras yang akhir-akhir ini melambung tinggi. Data Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Arprindo) tercatat peningkatan harga beras premium cukup signifikan, dari sekitar Rp13.000 per kg menjadi Rp16.000-Rp17.000 per kg.

Sedangkan berdasarkan panel harga Badan Pangan Nasional (Bapanas), harga beras melambung tinggi di atas harga eceran tertinggi (HET). Harga beras jenis premium saat ini mencapai Rp15.860 per kg, sementara HET beras tersebut berkisar Rp12.900-Rp14.800 per kg pada Senin (12/2).

Presiden RI Joko Widodo memerintahkan sejumlah kementerian dan lembaga terkait untuk memastikan kelancaran distribusi stok beras hingga ke pasar tradisional dan modern. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi, mengutarakan, dirinya dan sejumlah menteri terkait serta Bulog ditugaskan untuk mendistribusikan stok beras yang ada di Bulog ke pasar, untuk merespons laporan kelangkaan stok beras.

“Saat ini di (Pasar Induk Beras) Cipinang stoknya termasuk tinggi, di atas 34 ribu ton, dan ini yang harus sampai ke pasar-pasar tradisional dan modern market. Sekali lagi perintahnya adalah ‘banjiri pasar’,” ujar Arief di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Pantau Pasar Cipinang

Sementara, Arief bersama Dirut Perum Bulog, Bayu Krisnamurthi dan Menteri BUMN Erick Thohir akan meninjau Pasar Induk Beras Cipinang untuk memastikan bahwa proses bongkar beras dari pelabuhan langsung bisa dibawa ke pasar induk dan didistribusikan ke ritel-ritel.

“Jadi izinkan kami bekerja sama dengan seluruh ritel yang ada. Pagi ini saya bersama dengan Bulog dan para peritel akan membahas ini semua untuk mengisi pasar ritel,” tutur Arief.

Tekait operasi pasar beras, Arief menegaskan, program pemberian bantuan pangan beras tidak berpengaruh terhadap stok beras di pasaran. Namun, bantuan yang bersumber dari stok Cadangan Beras Pemerintah yang dikelola Bulog itu ditiadakan sementara selama 8-14 Februari 2024 untuk menghormati penyelenggaraan Pemilu 2024./ant/

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Sektor Riil

SIAL Food & Drink Tetap Jalankan Program Usai Terlepas Sengketa Merek Dagang

JAKARTA,Bisnistoday.co.id – Kepolisian secara resmi menghentikan penyelidikan atas laporan dugaan pelanggaran hukum...

Pameran Fashion
Sektor Riil

Debut di Saudi Fashion & Tex Expo 2026, Indonesia Raup Potensi Transaksi Rp20,25 Miliar

RIYADH, Bisnistoday.co.id – Produk fesyen dan tekstil Indonesia berhasil mencatatkan potensi transaksi...

Toyota
Sektor Riil

Pemerintah Bahas Insentif Mobil Hybrid Untuk Diusulkan Tahun Ini

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Pemerintah tengah melakukan pembahasan teknis mengenai usulan insentif bagi...

Sektor Riil

Menperin Sarmuji: Kebijakan Tembakau Tak Bisa dari Satu Perspektif, Nasib Tenaga Kerja Harus Diperhitungkan

JAKARTA, Bisnistoday.co.id, – Menteri Perindustrian Muhammad Sarmuji menegaskan bahwa kebijakan terkait industri...