JAKARTA, Bisnistoday – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 372.263 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada periode 10-11 Februari 2024 Libur Panjang Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek 2024.
Lisye Octaviana, Corporate Communication & Community Development Group Head, PT Jasa Marga (Persero) Tbk dalam keteranganya di Jakarta, Senin (12/2), menjelaskan, angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Barrier/Utama, yaitu GT Cikupa (dari arah Merak), GT Ciawi (dari arah Puncak), dan GT Cikampek Utama (dari arah Trans Jawa) dan GT Kalihurip Utama (dari arah Bandung).
Sementara, total volume lalin yang kembali ke wilayah Jabotabek ini meningkat 17,55% jika dibandingkan lalin normal (316.693 kendaraan).
“Untuk distribusi lalu lintas kembali ke Jabotabek dari ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 191.570 kendaraan (51,46%) dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 92.856 kendaraan (24,94%) dari arah Barat (Merak) dan 87.837 kendaraan (23,60%) dari arah Selatan (Puncak),” dalam keteranganya Liesye.
Ia menjelaskan secara terperinci, bahwa arus lalin dari timur Jakarta atau Trans Jawa dan Bandung meliputi, lalin kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 94.622 kendaraan, meningkat sebesar 47,97% dari lalin normal.
Liesye menuturkan, lalin kembali ke Jabotabek dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 96.948 kendaraan, meningkat sebesar 21,55% dari lalin normal. Total lalin kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 191.570 kendaraan, meningkat sebesar 33,30% dari lalin normal.
Sementara, dari Arah Barat (Merak) yakni lalin kembali ke Jabotabek dari arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 92.856 kendaraan, meningkat sebesar 4,91% dari lalin normal. “Dari arah selatan, yakni Puncak, tercatat jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek dari arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 87.837 kendaraan, meningkat sebesar 3,96% dari lalin normal,” urainya./







































