www.bisnistoday.co.id
Jumat , 2 Oktober 2026
Home EKONOMI Ekonomi Rakyat PRIMA Rajut : Jalinan Benang dan Harapan dari Desa Bonorejo
Ekonomi Rakyat

PRIMA Rajut : Jalinan Benang dan Harapan dari Desa Bonorejo

Prima Rajut
KELOMPOK Pengajin Rajutan, bersama SKK Migas, ExxonMobile Cepu Limited, serta Kades Bonorejo./
Social Media

BOJONEGORO, Bisnistoday – Di balik jalan desa yang tenang di Bonorejo, Kecamatan Gayam, sebuah kelompok perajin rajut bernama PRIMA Rajut (Perempuan Indonesia Merajut) perlahan mengubah wajah ekonomi lokal. Berawal dari inisiatif ibu-ibu setempat, PRIMA Rajut kini memproduksi berbagai produk rajutan seperti topi, syal, hingga tas dan aksesori rumah yang diminati pembeli di pasar lokal hingga pesanan online.

PRIMA Rajut berdiri sejak beberapa tahun lalu sebagai wadah pelatihan dan usaha bersama bagi perempuan Desa Bonorejo. Kelompok ini memadukan keterampilan tradisional dan desain modern, bahan baku berasal dari benang lokal dan beberapa serat daur ulang, sementara pemasaran dikembangkan lewat kerja sama usaha hingga kini mampu menembus pasar Amerika Serikta.

“Kami ingin memberi peluang pada ibu-ibu di desa agar punya penghasilan tanpa harus meninggalkan keluarga,” menurut Kepala Desa Bonorejo Rahmad Akhsan di Desa Bonorejo di Bojonegoro, kemarin. Berkat dukungan Exxon Mobile Cepu Limited (EMCL) geliat warga desa Bonorejo terus meningkat.“PRIMA Rajut bukan hanya soal ekonomi, ini soal kemandirian, kebanggaan, dan menjaga kearifan lokal melalui kerajinan tangan.”

Para anggota PRIMA Rajut bercerita bahwa sejak bergabung mereka bisa menambah pendapatan rumah tangga rata-rata 20-40 persen per bulan, tergantung pesanan. Selain itu, kelompok rutin mengadakan pelatihan keterampilan desain, pengemasan, dan manajemen usaha mikro yang dibantu oleh fasilitator dari kecamatan dan beberapa LSM lokal.

Meski begitu, tantangan tetap ada. Ketergantungan pada pasokan benang tertentu, fluktuasi permintaan musiman, serta keterbatasan modal untuk memperbesar produksi menjadi hambatan terbesar. Untuk mengatasi ini, PRIMA Rajut menyiasati produksi dengan kreatitifas lokal tanpa mengandalkan model paten produksi pesanan.

“Kami mendukung penuh usaha ini. Pemerintah desa siap membantu fasilitasi perizinan, pertemuan pemasaran, dan mencari peluang kemitraan,” lanjut Kades Bonorejo. “Ke depan kami berharap PRIMA Rajut bisa menjadi contoh pemberdayaan di desa-desa lain.”

Produk PRIMA Rajut kini dapat ditemukan pada bazar lokal dan melalui pemesanan langsung via akun media sosial kelompok. Para pembeli yang tertarik atau pihak yang ingin membantu pengembangan usaha dapat menghubungi pengurus kelompok melalui posyandu desa atau kantor kepala desa.

Berdasarkan keterangan, Perwakilan Kelompok PRIMA Rajut, produk kerajinan tangan seperti tas, topi, serta kebutuhan fesien lainnya muncul dengan Merek Thesa’. Selama ini, PRIMA Rajut bekerjasama dengan salah satu pemasar ekspor di Yogyakarta, dalam menjalin pemasaran. “Kami dapat benang, mesin serta peralatan operasional, dalam MoU,” urainya.

Dengan kombinasi kreativitas, dukungan komunitas, dan langkah pemasaran sederhana, PRIMA Rajut menunjukkan bagaimana industri rumahan bisa menjadi motor perubahan ekonomi di level desa satu rajutan, satu rumah tangga, satu harapan pada satu waktu./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

UMKM Nusantara
Ekonomi Rakyat

PT Maal Luncurkan Program Khusus UMKM: Wujudkan Pedagang Kelas Gerobak Hingga Menjadi Franchise

BOGOR, Bisnistoday.co.id - Direktur Utama PT Maal, Maryadi Aryo Laksmono, meluncurkan program...

Teh PalmCo Dominasi Penghargaan Utama National Tea Competition 2026 (dok:PTPN)
Ekonomi Rakyat

Teh PalmCo Dominasi Penghargaan Utama National Tea Competition 2026

JAKARTA, Bisnistoday - Holding Perkebunan PTPN III (Persero) melalui Sub Holding PTPN...

Ekonomi Rakyat

Herbasiana Nutrindo Siap Mengincar Pasar Ekspor, Dari Desa Ngradin untuk Dunia

BOJONEGORO, Bisnistoday - Apabila dulu daun kelor di Bojonegoro hanya berakhir sebagai...

Sejumlah produk Coucou yang dijual di IIPE 2026 ICE BSD. (Dok.Rava)
Ekonomi Rakyat

Coucou Optimistis Capai Target di IIPE 2026

JAKARTA, Bisnistoday – Produsen khusus makanan hewan peliharaan (anabul) Coucou optimistis bisa...