www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 22 Agustus 2026
Home GLOBAL Produk Kesehatan Indonesia Diminati Pengusaha Lagos
GLOBALKawasan Global

Produk Kesehatan Indonesia Diminati Pengusaha Lagos

PAMERAN PERDAGANGAN : Produk kesehatan dan obat Indonesia banyak diminati para trader di Lagos.
Social Media

LAGOS, Bisnistoday – Kementerian Perdagangan melalui IndonesianTrade Promotion Center (ITPC) Lagos melakukan promosi produk kesehatan pada pameran dagang Medic West Africa (MWA) pada 7- 9 September 2022 bertempat di Landmark Centre Lagos, Nigeria. Kepala ITPC Lagos Hendro Jonathan menyebutkan, potensi transaksi pada MWA tahun ini tercatat USD 560 ribu. 

“Upaya promosi aktif ITPC Lagos melalui pameran cukup mengundang minat pengusaha Nigeria dan negara sekitarnya. Potensi transaksi USD 560 ribu tersebut terdiri dari produketikel Kalbe obat untuk pasien diabetes; produk vitamin E dan antiseptik Kimia Farma, dan produk vitamin Dexa Medica,” ungkap Hendro.

Hendro menambahkan, tiga perusahaan Indonesia berpartisipasi langsung menampilkan produk pada stan ITPC Lagos. Partisipan tersebut yaitu PT Kalbe International (suplemen makanan dan minuman kesehatan), PT Dexa Medica (obat dan multivitamin), danPT Kimia Farma melalui distributor lokal Topwide Nigeria Ltd (vitamin E dan anti septik yang baru masuk ke Nigeria pada bulan lalu). 

Menurut Hendro, minat pengunjung yang cukup tinggi terlihat selama tiga hari penyelenggaraan pameran. Hal ini juga ditandai dengan banyaknya inkuiri tertulis dari para pengunjung stan ITPC Lagos kepada Kalbe Internasional sebanyak 40 inkuiri, DexaMedica71 inkuiri, dan Kimia Farma 41 inkuiri. 

“Pameran ini menarik bagi pelaku usaha farmasi dan produsen alat kesehatan yang ingin menembus Nigeria dan sekitarnya. Indonesia menampilkan beberapa produk seperti makanan dan susu diabetes, serta minuman kesehatan jahe yang menjadi daya tarik peserta pameran MWA di paviliun ITPC Lagos. Selain itu, antiseptik Kimia Farma juga diminati karena kemasan yang menarik,” urai Hendro. 

Potensi Pasar Besar

Hendro mengutarakan, saat ini, beberapa obat bebas (over the counter/OTC) asal Indonesia sudah memimpin di pasar Nigeria, seperti Procold, Boska dan Sudrex. Dengan kata lain, produk kesehatan dari Indonesia mendapatkan penerimaan yang sangat baikdi pasar Nigeria. Hal ini merupakan momentum yang baik bagi para perusahaan eksportir produk kesehatan Indonesia untuk dapat lebih agresif memasuki pasar Nigeria.

ITPC Lagos mencatat, 500 ekshibitor dari perusahaan Nigeria dan negara-negaraseperti Jerman, Pakistan, India, RRT, UK, Turki, Dubai, berpartisipasi dalamMWA2022. PaviliunJerman, Pakistan, India, dan RRT menampilkan peralatan kesehatan denganteknologi modern (ultrasonografi, pindai, bedah, dan unit perawatan intensif). 

Hendro mengungkapkan, selain berencana untuk menampilkan produk alkesIndonesiapada MWA berikutnya, ITPC Lagos juga berharap lebih banyak calon distributor dari negara tetangga dapat hadir tahun mendatang.

“ITPC Lagos mengundang perusahaan Indonesia untuk melihat MWA sebagai salahsatupeluang promosi produk farmasi dan alat kesehatan, khususnya untuk rumahsakit, laboratorium, dan Kementerian Kesehatan Nigeria. Nigeria sudah terbuka untuk pengunjung internasional, khususnya yang sudah vaksin dosis lengkap. Silakan menghubungi Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan atau ITPC Lagos untuk informasi MWA 2023,” papar Hendro./ 

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Rudal Iran (dok:Unsplash/Moslem daneshzadel)
GLOBAL

AS Siapkan Sanksi Ekonomi Terberat untuk Iran

JAKARTA, Bisnistoday — Konfrontasi antara Amerika Serikat dan Iran memasuki fase baru...

Warga di Gaza kini kesulitan mendapatkan korek api
Kawasan Global

Di Gaza, Warga bahkan Sulit untuk Sekadar Menyalakan Api

JAKARTA, Bisnistoday - Rabab Deifallah duduk di dalam gubuknya. Tangannya yang mulai...

Warga berjalan melewati reruntuhan bangunan yang ambruk setelah gempa bumi di Cali, Kolombia, 10 Agustus 2026. Foto: Ernesto Guzmán Jr/EPA
Kawasan Global

Ratusan Tewas, Ribuan Bangunan Ambruk Akibat Gempa di Kolombia

JAKARTA, Bisnistoday ; Jumlah korban tewas akibat gempa yang terjadi di Kolombia,...

Warga berjalan melewati reruntuhan bangunan yang ambruk setelah gempa bumi di Cali, Kolombia, 10 Agustus 2026. Foto: Ernesto Guzmán Jr/EPA
Kawasan Global

Sedikitnya 20 Orang Tewas Akibat Gempa di Kolombia

JAKARTA, Bisnistoday - Setidaknya 20 orang tewas akibat gempa bumi berkuatan 7,4...