JAKARTA, Bisnistoday – PT Kereta Api Indonesia (Persero) gandeng Universitas Trisakti sepakat membuat perencanaan panataan dan pengembagan Kawasan Stasiun di Wilayah ProvinsI DKI Jakarta. Penandatanganan MoU tersebut dilakukan oleh Dirut PT KAI, Didiek Hartantyo dan Rektor Universitas Trisakti Prof. Dr. Kadarsah Suryadi, DEA di Kampus A Universitas Trisakti, Jakarta Barat, Kamis (20/5).
“Kerja sama dalam rangka penelitian ini penting karena kawasan stasiun saat ini sudah menjadi bagian dari lifestyle masyarakat,” ujar Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dalam keterangan persnya di Jakarta, hari ini.
Baca juga : KAI Larang Warga Ngabuburit di Jalur Kereta Api
Lebih lanjut, Didiek mengatakan kolaborasi dengan Universitas Trisakti dilakukan dalam rangka mempercepat visi KAI yaitu menjadi solusi ekosistem transportasi terbaik untuk Indonesia. Dia menjelaskan, kereta api hanya menjadi salah satu bagian dari moda transportasi, sedangkan kebutuhan masyarakat sekarang adalah terintegrasi.
“Harapan kami tim peneliti dari Universitas Trisakti bersama-sama dengan kami dapat bertukar informasi dan hasil penelitian tersebut bisa kami aplikasikan. Saya sudah memimpikan integrasi ini secepat mungkin supaya dampaknya dapat segera dirasakan bagi masyarakat,” tutur Didiek.
Sementara Rektor Universitas Trisakti Prof. Dr. Kadarsah Suryadi, DEA nota kesepahaman ini sesuai dengan rencana induk penelitian Universitas Trisakti di antaranya green urban environment dan green society. “Suatu penelitian yang melibatkan lintas disiplin, lintas sektor, dan ini akan memberikan manfaat yang sangat besar untuk kita semua dan juga untuk Jakarta, bangsa, dan negara,” kata Kadarsah Suryadi.
KAI terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dalam hal ini kalangan akademisi untuk rencana penataan dan pengembangan kawasan stasiun yang terintegrasi dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada pelanggan kereta api dan meningkatkan jumlah pelanggan kereta api ke depannya.
Dengan adanya penataan kawasan yang terintegrasi dengan rencana tata ruang, wilayah, dan pengembangan di Provinsi DKI Jakarta, diharapkan dapat memberikan manfaat dan dampak positif bagi pelanggan kereta api dan masyarakat luas.//


