www.bisnistoday.co.id
Wednesday , 24 June 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Respons Purbaya soal Deposito APBD Jabar, Dedi Mulyadi: Saya Tantang Menkeu Buka Data!
Ekonomi & Bisnis

Respons Purbaya soal Deposito APBD Jabar, Dedi Mulyadi: Saya Tantang Menkeu Buka Data!

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara terbuka menantang Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, terkait tudingan dana APBD Jabar mengendap di bank. Dedi meminta Purbaya membuktikan tudingan bahwa dana senilai Rp4,17 triliun disimpan dalam bentuk deposito.

“Saya sudah cek, tidak ada yang disimpan dalam deposito,” kata Dedi dalam keterangan tertulis, Senin (20/10/2025). Ia menegaskan, tudingan bahwa semua daerah menahan belanja dan menimbun uang di bank adalah pernyataan yang tidak berdasar.

Dedi Mulyadi menyayangkan adanya opini yang menyamaratakan semua daerah dalam hal pengelolaan fiskal. Ia mengatakan, di antara kabupaten, kota, dan provinsi yang jumlahnya sangat banyak, pasti ada daerah yang mengelola dan membelanjakan keuangannya dengan baik.

Meskipun tidak menutup kemungkinan adanya daerah yang memang menempatkan dananya dalam bentuk deposito, Dedi mendesak pemerintah pusat untuk bersikap transparan. Ia khawatir tudingan tanpa data terbuka akan merugikan daerah yang telah bekerja maksimal dalam realisasi belanja publik.

Gubernur Jabar meminta Purbaya untuk membuka data secara terbuka dan mengumumkan faktanya kepada publik. “Saya tantang Pak Menkeu (Purbaya) untuk membuka data dan faktanya, daerah mana yang menyimpan dana dalam bentuk deposito,” tegas Dedi.

Menurut Dedi, keterbukaan data sangat penting untuk menghindari opini negatif yang terbangun seolah-olah semua daerah tidak memiliki kemampuan mengelola keuangan. Tudingan yang tidak adil dan tidak transparan dinilai merugikan citra daerah yang berprestasi.

“Sebaiknya, daripada menjadi spekulasi yang membangun opini negatif, umumkan saja daerah-daerah mana yang belum membelanjakan keuangannya dengan baik,” kata Dedi Mulyadi, menekankan hal tersebut sangat penting untuk menghormati daerah-daerah yang bekerja dengan baik dan transparan.(E2-DANU)

Archives

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Aturan Baru: Platform E-commerce Wajib Cantumkan Seluruh Biaya Dalam Perjanjian Kemitraan

  JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) resmi...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Gandeng ID Food, Koperasi Ekspor Gambir ke India dan Pakistan

JAKARTA, Bisnistoday - Koperasi Produsen Syariah Gambir Anam Koto Mandiri asal Sumatera...

Pameran Pertanian
Ekonomi & Bisnis

Bertema SDM Unggul dan Hilirisasi Pangan, UPT Pelatihan Kementan Semarakkan Pameran PENAS XVII 2026

BINUANG, Bisnistoday - Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Binuang mendukung pelaksanaan Pekan...

Menaker
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Menaker Yassierli : Pekerja Mesti Menyikapi Tantangan Dunia Kerja Baru

BANDUNG, Bisnistoday - Perkembangan teknologi, kecerdasan buatan (AI), otomatisasi, transformasi digital, ekonomi...