SERANG, Bisnistoday – Semen Merah Putih melatih para pekerja konstruksi sekaligus memberikan dukungan dengan membantu sertipikasi Jasa Konstruksi. Program ini, hasil kerja sama Balai Jasa Konstruksi Wilayah III (BJKW) Jakarta dan Komisi V DPR RI dengan bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja konstruksi di Indonesia. Acara ini diikuti oleh 100 peserta yang terbagi dalam dua batch pada 25-28 September 2024.
Galih Soetrisno, Brand & Communication Manager Semen Merah Putih mengutarakan, menegaskan bahwa inisiatif ini selaras dengan komitmen perusahaan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia melalui program pelatihan Mandor Pintar Institute.
“Melalui program ini, Semen Merah Putih berharap dapat mencetak tenaga konstruksi yang kompeten dan handal demi kualitas infrastruktur yang lebih baik. Program nasional ini memang sepenuhnya diniatkan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi tenaga kerja konstruksi di seluruh Indonesia. Pada akhirnya, mutu bangunan dan konstruksi di Indonesia dan kesejahteraan pekerja akan meningkat,” jelas Galih dlam keteranganya di Serang.
Galih menjelaskan bahwa inisiatif ini sejalan dengan visi perusahaan yang berperan aktif dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan di Indonesia. Menurutnya, Semen Merah Putih tidak hanya berfokus pada penyediaan produk berkualitas, tetapi juga pada pengembangan ekosistem konstruksi yang lebih luas termasuk meningkatkan kompetensi pekerja di lapangan.
“Oleh karena itu, melalui program pelatihan sertifikasi ini, Semen Merah Putih berharap dapat berkontribusi dalam mencetak tenaga konstruksi yang kompeten dan handal, sehingga kualitas konstruksi di Indonesia akan semakin lebih baik,” ujar Galih.
Tingkatkan Kualitas SDM
Kepala BJKW III, Samuel E.D.P Tampubolon, menekankan pentingnya kompetensi SDM dalam pembangunan infrastruktur, sesuai dengan amanat UU Jasa Konstruksi dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.
“Dengan tersedianya tenaga kerja konstruksi yang kompeten dan bersertifikat, kami berharap dapat mengurangi tingkat kecelakaan kerja dan kegagalan konstruksi, sekaligus mendukung tercapainya pembangunan infrastruktur yang berkualitas, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” tutur Samuel.
Sementara, Anggota Komisi V DPR RI periode 2019 – 2024, H. Tubagus Haerul Jaman, mengapresiasi kerja sama antara industri dan pemerintah dalam mewujudkan program sertifikasi ini. “Kolaborasi ini merupakan upaya penting untuk memastikan bahwa pembangunan infrastruktur di Indonesia dikerjakan oleh tenaga kerja yang kompeten dan bersertifikat. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut guna mendukung pembangunan yang lebih berkelanjutan dan berkualitas,” tuturnya.//







































