GLASGOW-Bisnistoday: Para arkeolog di Skotlandia menemukan sisa-sisa benteng kecil Romawi di samping tembok besar yang membentang di Skotlandia.
Berdasarkan penanggalan karbon, benteng kecil ini berasal dari pertengahan abad ke-2 hingga pertengahan abad ke-3 Masehi.
Benteng ini terletak di sisi selatan Tembok Antonine di Kota Bearsden, sekitar 8 km barat laut Glasgow.
“Bangunan ini membentang di taman tiga rumah pribadi di “area dataran tinggi tepat di sebelah Tembok Antonine,” kata para arkeolog dari Guard Archaeology dalam sebuah pernyataan yang termuat dalam Live Science, Sabtu (14/3/2026)
Tembok Antonine adalah perbatasan pertahanan yang memisahkan wilayah yang sekarang menjadi Skotlandia selatan dan Skotlandia utara,
Tembok sepanjang 38 mil (62 kilometer) ini sebagian besar terbuat dari tanah. Pembangunannya dimulai pada tahun 142 M atas perintah kaisar Romawi Antoninus Pius (berkuasa 138 hingga 161 M) setelah penaklukan Romawi atas Skotlandia selatan.
Tembok tersebut memiliki serangkaian benteng kecil, pemandian, dan jalan militer yang memungkinkan pasukan Romawi bergerak dan memindahkan persediaan mereka dengan cepat.
Tembok tersebut mereka tinggalkan pada tahun 165 setelah militer Romawi mundur kembali ke Tembok Hadrian di Inggris utara.
Benteng kecil ini juga memiliki pemandangan yang baik ke benteng Romawi di dekatnya. Hal ini memungkinkan dapat memberi sinyal kepada garnisun jika mereka melihat pasukan musuh.
Sebagian besar benteng kecil di sepanjang Tembok Antonine dapat menampung antara 20 hingga 50 tentara sekaligus, catat tim tersebut.
Para arkeolog awalnya menemukan benteng kecil ini pada tahun 2017 di halaman belakang sebuah rumah pribadi. Saat itu mereka sedang melakukan survei arkeologi sebelum memulai konstruksi ekskavasi. Tim tersebut kemudian melakukan penggalian yang lebih besar. Belum lama ini mereka akhirnya menerbitkan temuan lengkapnya di jurnal Archaeology Reports Online.
Terlindung Parit
Benteng kecil itu dibangun di atas dasar batu, tulis para arkeolog dalam artikel jurnal tersebut. Terdapat juga parit yang terletak tepat di luar benteng yang mungkin membantu mempertahankannya.
Para arkeolog awalnya menemukan benteng kecil ini pada tahun 2017 di halaman belakang sebuah rumah pribadi, saat melakukan survei arkeologi sebelum memulai ekskavasi . Tim tersebut kemudian melakukan penggalian yang lebih besar dan baru-baru ini menerbitkan laporan lengkap temuannya di jurnal Archaeology Reports Online.
Benteng kecil itu dibangun di atas dasar batu, tulis para arkeolog dalam artikel jurnal tersebut. Terdapat juga parit yang terletak tepat di luar benteng sehingga mungkin membantu mempertahankan keutuhannya.
“Benteng kecil itu kemungkinan besar merupakan bagian integral dari pertahanan Tembok Romawi yang mencakup benteng dan benteng kecil di sepanjangnya,” tulis tim arkeologi dalam artikel jurnal tersebut. //



