www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 2 Mei 2026
Home EKONOMI Ekonomi & Bisnis Synology Klaim Permintaan Server di Indonesia Naik Drastis, Mulai UKM Hingga Industri
Ekonomi & Bisnis

Synology Klaim Permintaan Server di Indonesia Naik Drastis, Mulai UKM Hingga Industri

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Di era transformasi digital keamanan siber menjadi aspek penting. Selain itu, permintaan terhadap alat penyedia penyimpanan data atau server juga turut meningkat.

Synology Inc, perusahaan penyedia solusi Network Attached Storage (NAS), penyedia server yang ditujukan untuk penyimpanan data, manajemen data, perlindungan data, serta surveillence mengklaim permintaan server Synology di Indonesia mengalami peningkatan drastis.

Peningkatan tersebut seiring dengan kepercayaan pelaku bisnis terhadap produk dan solusi Synology.

“Jadi pertumbuhan dua kali lipat, ini produk include semua produk, dari yang model desktop kecil-kecil untuk home user atau kantor kecil, sampai enterprise itu juga ada pertumbuhan yang di mana hampir semua rata, yaitu dua kali lipat. Jadi kita lihat dari sisi sales revenue penjualan synology di Indonesia,” kata Clara Hsu, Regional Manager Synology Indonesia di acara Media Gathering di Jakarta, Selasa (21/11/2023).

Clara mengatakan, solusi yang disediakan oleh Synology digunakan oleh berbagai macam industri di Indonesia, mulai dari semikonduktor, otomotif, telekomunikasi, retail, media, FMCG, hingga kesehatan.

“Solusi kita sangat beragam, mulai dari bisnis kecil, menengah sampai enterprise. Solusi untuk data management, on premise hingga cloud. Jadi market segmentasi yang diincar sangat luas. Jika bicara target market sebesar apa, kita agresif pastinya. Kita ingin menjadi yang pertama dalam hal storage, baik di Indonesia maupun di global. Jadi ambisi yang sangat agresif dari synology,” bebernya.

Di era transformasi digital saat ini, lanjut Clara, tantangan Information and Technology (IT) dan kebutuhan bisnis terus berkembang. Di Indonesia khususnya, termasuk pengelolaan volume data yang besar, kebutuhan akan akses yang cepat dan aman, serta kolaborasi dan backup data yang efisien. Meningkatnya ancaman keamanan siber dan kebutuhan untuk mematuhi regulasi yang ketat juga menjadi fokus utama bagi perusahaan-perusahaan lokal.

“Kami menawarkan berbagai pilihan penyimpanan yang beragam dan dapat diskalakan untuk memenuhi kebutuhan bisnis dari berbagai skala, yang terintegrasi dengan manajemen data canggih yang kami kembangkan sendiri,” ujar Clara.

Bisnis di Indonesia terdiri dari berbagai industri dan skala yang berbeda, menurut Clara hal ini juga menunjukkan bahwa kebutuhan mereka akan solusi data server juga semakin beragam. Namun, sejauh ini berkat keandalan dan fleksibilitasnya, solusi yang diberikan Synology telah menjadi pilihan utama di kalangan bisnis di Indonesia, tanpa memandang ukuran atau sektor industri.

“Di Synology, kami percaya bahwa semua bisnis berhak mendapatkan solusi terbaik untuk mengatasi tantangan IT mereka. Dan inilah peran utama Synology, solusi kami dirancang agar bisnis dapat dengan mudah memilih produk dan solusi yang sesuai dengan kebutuhan mereka,” demikian Clara.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Dirjen Intram
Ekonomi & BisnisHEADLINE NEWS

Biaya Logistik Masih Tinggi, Kemenhub Genjot Multimoda dan Digitalisasi

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda...

Dirut Jasa Marga
Ekonomi & Bisnis

Pendapatan Usaha Tumbuh 10,4%, Jasa Marga Bukukan Laba Bersih Rp774,7 Miliar di Kuartal I Tahun 2026

JAKARTA, Bisnistoday -  PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) mengawali tahun 2026...

Direktur Kemitraan dan Plasma PT Agrinas Palma Nusantara, Seger Budiharjo
Ekonomi & Bisnis

Percepat Realisasi PSR, RSI Usul Pemberdayaan Petani Sawit

JAKARTA - Ketua Umum Rumah Sawit Indonesia (RSI) Kacuk Sumarto mengusulkan sejumlah...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Pemerintah Siapkan Regulasi Respon Tingginya Biaya Platform Belanja Online

JAKARTA, Bisnis today — Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyoroti tingginya beban biaya...