www.bisnistoday.co.id
Minggu , 8 November 2026
Home EKONOMI Tak Ada Sinergitas Antar Lembaga dalam Pengelolaan Kelautan dan Perikanan
EKONOMI

Tak Ada Sinergitas Antar Lembaga dalam Pengelolaan Kelautan dan Perikanan

Direktur Kelautan dan Perikanan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Sri Yanti
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Pembangunan kelautan dan perikanan di Indonesia perlu sinergitas antarlambaga dan pemangku kepentingan untuk memperkuat tata kelola. Hingga saat ini masih ada egosektoral di antara pemangku kepentingan dalam pengelolaan kelautan dan perikanan Indonesia.

“Begitu banyak pemangku kepentingan, tapi belum ada sinergitas sehingga diperlukan sinergi guna meningkatkan dan memperkuat tata kelola,” kata Direktur Kelautan dan Perikanan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas),  Sri Yanti dalam sebuah webinar di Jakarta, Rabu (21/4).

Sinergitas tersebut, kata dia, termasuk dalam kerangka mendukung pengelolaan perikanan berbasis ekosistem. Selain itu, kerangka regulasi juga memerlukan panejaman peran pemerintah daerah dalam pengelolaan perikanan,

Disamoing itu, lanjutnya, kerangka pendanaan juga memerlukan mekanisme pembiayaan untuk mendukung pengelolaan perikanan berbasis ekosistem. Sumbernya, menurut dia, bisa berbagai macam, bisa investasi pemerintah, dunia usaha, filantropi, maupun creative finance.

Sri Yanti menyebutkan, usaha perikanan tangkap di Indonesia masih didominasi oleh armada kecil hingga menengah yang mencapai 99 persen. Sementara untuk perikanan budi daya juga masih perlu ditingkatkan untuk membantu program pengentasan stunting dengan memanfaatkan ikan sebagai sumber protein yang dapat diakses di seluruh wilayah Indonesia.

Isu lainnya, kata dia, pangsa ekspor Indonesia dibanding pasar dunia masih kecil, yakni hanya tiga persen. Isu mutu produk mutu dan produk perikanan juga berdampak pada akses pasar penerapan perikanan berkelanjutan, dan pemanfaatan sumber daya kelautan dan perikanan belum terapkan good governance./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Ancaman Serangan Siber (ilustrasi: Julio Lopez/Unsplash.com)
EKONOMIGagasan

Di Balik Kekacauan Global

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Beberapa hari terakhir marak beredar berita tentang peretasan sistem...

EKONOMIPerbankan & Asuransi

HUT BRI Life ke-39, Perkuat Komitmen “Melindungi Keluarga Indonesia”

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - PT Asuransi BRI Life merayakan Hari Ulang Tahun (HUT)...

Para pengunjuk rasa menuntut keringanan utang bagi negara-negara miskin dalam pertemuan tahunan IMF-Bank Dunia di Bangkok pada Oktober lalu. (dok: Peerapon Boonyakiat/Sopa Images/Shutterstock)
EKONOMIGLOBAL

Utang Luar Negeri Semakin Mencekik Negara Miskin

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Negara-negara miskin kini semakin sulit untuk berinvestasi untuk masa...

Pemilu Sela di AS (dok: The GuardianSteven Garcia/NurPhoto/Shutterstock)
EKONOMIGLOBAL

Demokrat Menangi Pemilu Sela di AS, Apa Dampaknya bagi Asia?

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – Partai Demokrat berhasil menang telak dalam pemili paruh waktu...