JAKARTA, Bisnistoday – Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta merilis pernyataan pers resmi yang menegaskan sikap tegas pemerintah Iran terhadap dinamika geopolitik terkini di kawasan Timur Tengah. Dalam dokumen tertanggal 1 Maret 2026 tersebut, Iran menyoroti pentingnya penghormatan terhadap kedaulatan negara, hukum internasional, serta perlunya solidaritas global untuk menjaga stabilitas kawasan
Dalam pernyataannya, Kedutaan Besar Iran menekankan bahwa setiap bentuk agresi dan pelanggaran terhadap integritas teritorial suatu negara merupakan tindakan yang bertentangan dengan prinsip-prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa. Iran juga menyerukan agar komunitas internasional tidak menerapkan standar ganda dalam menyikapi konflik global.
Pernyataan tersebut muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik yang melibatkan sejumlah negara besar. Pemerintah Iran, melalui perwakilannya di Indonesia, menyampaikan bahwa solusi damai dan dialog konstruktif harus menjadi jalan utama dalam menyelesaikan konflik, bukan pendekatan militer atau tekanan sepihak.
Kedutaan Besar Iran juga menegaskan komitmen negaranya terhadap perdamaian regional dan kerja sama multilateral. Iran menyatakan dukungannya terhadap upaya diplomasi yang adil dan inklusif, serta mendorong peran aktif organisasi internasional dalam meredakan ketegangan.
Selain itu, dalam pernyataan tersebut disampaikan bahwa stabilitas kawasan Timur Tengah memiliki dampak langsung terhadap perekonomian global, termasuk sektor energi dan perdagangan internasional. Oleh karena itu, setiap eskalasi dinilai berpotensi memicu ketidakpastian yang lebih luas.
Sementara, pengamat hubungan internasional di Jakarta, menilai pernyataan ini sebagai bagian dari strategi diplomasi publik Iran untuk memperkuat narasi resminya di mata masyarakat internasional, termasuk di Indonesia. Indonesia sendiri dikenal memiliki hubungan diplomatik yang stabil dengan Iran, terutama dalam kerja sama ekonomi, pendidikan, dan kebudayaan.
Dengan dirilisnya pernyataan ini, Kedutaan Besar Iran berharap pesan pemerintahnya dapat dipahami secara utuh oleh masyarakat internasional, serta mendorong terciptanya solusi yang berkeadilan dan berlandaskan hukum internasional.Situasi kawasan kini masih berkembang, dan dunia internasional menanti langkah-langkah lanjutan dari para pemangku kepentingan global untuk mencegah konflik yang lebih luas./




