www.bisnistoday.co.id
Senin , 28 September 2026
Home EKONOMI Tiga Langkah Mengembangkan Literasi Ekonomi Syariah
EKONOMI

Tiga Langkah Mengembangkan Literasi Ekonomi Syariah

GubernurBI, Perry Warjiyo
Social Media

JAKARTA, Bisnitoday- Ada tiga langkah yang perlu dilakukan dalam rangka mengembangkan keilmuan serta literasi masyarakat di bidang ekonomi dan keuangan syariah. Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengatakan hal tersebut dalam peluncuran buku teks ekonomi syariah di Jakarta, Selasa (29/6).

Perry memaparkan, langkah pertama yaitu melalui upaya bersama mempercepat pendidikan serta pelatihan vokasi dan sertifikasi yang mendukung pengembangan ekonomi keuangan syariah baik dari kampus maupun industri termasuk penyelenggaraan kampus merdeka.

Baca juga : Dorong Usaha Mikro Naik Kelas, KemenkopUKM Gelar Pelatihan Literasi Keuangan

Menurutnya, vokasi dan sertifikasi menjadi sangat penting dalam mendukung kewirausahaan di bidang ekonomi keuangan syariah terutama untuk pengembangan ekonomi pesantren, UMKM, serta sertifikasi untuk keahlian di bidang keuangan syariah baik di perbankan, pasar keuangan, dan wakaf.

“Vokasi dan sertifikasi keilmuan yang memenuhi kebutuhan industri dan sekaligus memajukan keilmuan,” ujarnya.

Langkah kedua adalah memperkuat upaya untuk membangun dan memperluas pusat-pusat kajian ekonomi keuangan syariah baik di lembaga-lembaga termasuk BI, di kampus-kampus maupun lembaga swadaya masyarakat (LSM).

Pusat kajian keuangan syariah ini sangat penting untuk mengembangkan keilmuan di bidang keuangan syariah baik untuk memperkuat pengajaran ekonomi keuangan syariah di kampus-kampus maupun implementasinya.

Baca juga : KemenkopUKM bersama BI dan Lembaga Pembiayaan Tingkatkan Literasi Keuangan UMKM

Langkah ketiga adalah terus berkampanye untuk membudayakan inovasi dan pengembangan keilmuan serta menumbuhkan kompetensi belajar.

“Iqra, iqra, iqra, itu menjadi sangat penting harus kita lakukan baik di pondok pesantren, pusat kajian, dan lembaga agar betul-betul kita jadikan budaya belajar sekaligus mengkampanyekan ekonomi keuangan syariah,” jelasnya.

Tak hanya itu, wujud BI dalam meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan syariah juga dilakukan melalui berbagai publikasi jurnal serta penyusunan beberapa buku bersama Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) dan 10 perguruan tinggi.

Baca juga : UMKM Masuk Ekosistem Digital Tahun 2024

Penyusunan tiga buah Buku Teks Ekonomi Syariah untuk S1 program studi ekonomi syariah ini meliputi Pengantar Ekonomi Islam, Ekonomi Pembangunan Islam, dan Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam.

“Upaya untuk memajukan ekonomi syariah memerlukan dukungan keilmuan untuk memenuhi tuntutan-tuntutan dan mengatasi berbagai masalah yang ada,” tegasnya./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

KDKMP Akan Menjadi Agen dan Distributor Barang Bersubsidi

JAKARTA, Bisnistoday –Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi simpul distribusi barang...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

KemenUMKM Andalkan Lembaga Inkubator Bangun Ekosistem Kewirausahaan

SURABAYA, Bisnistoday–Kementerian UMKM mengandalkan lembaga inkubator sebagai ujung tombak memperkuat ekosistem kewirausahaan...

EKONOMI

Kejar Kemandirian Fiskal, Pemkot Bandung Targetkan PAD Tembus 60 Persen Pendapatan Daerah

BANDUNG, Bisnistoday - Pemerintah Kota Bandung menargetkan peningkatan kemandirian fiskal melalui optimalisasi...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

LPDB Koperasi Hadirkan Coaching Clinic Pembiayaan di Borobudur Expo 2026 

MAGELANG, Bisnistoday - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi menghadirkan layanan Coaching...