www.bisnistoday.co.id
Selasa , 18 Agustus 2026
Home METRO Jakarta Region TransJakarta Optimalkan Pemeriksaan Kesehatan untuk 8.000 Pengemudi
Jakarta RegionMETRO

TransJakarta Optimalkan Pemeriksaan Kesehatan untuk 8.000 Pengemudi

Bus Transjakarta
Social Media

JAKARTA,Bisnistoday- PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) meningkatkan pemeriksaan kesehatan “medical check up” kepada sekitar 8.000 pengemudi bus secara bertahap guna menyikapi lima insiden kecelakaan bus TransJakarta dalam waktu 40 hari terakhir.

“Jumlah pengemudi bus TransJakarta seluruhnya sekitar 8.000 orang. Memang butuh waktu untuk mengecek kesehatan semuanya,” kata Direktur Utama PT TransJakarta, Mochammad Yana Aditya, dalam konferensi pers di kantornya di Cililitan, Jakarta Timur, Sabtu.

Direktur Pelayanan dan Pengembangan TransJakartam Achmad Izzul Waro, menambahkan dari sekitar 8.000 pengemudi itu, sekitar 600 di antaranya pengemudi di bawah naungan BUMD DKI itu.

Sedangkan, selebihnya adalah pengemudi di bawah naungan 17 operator yang menjadi mitra TransJakarta. Sekitar 600 pengemudi itu seluruhnya sudah menjalani ‘check up. “Kami mendorong operator mitra TransJakarta untuk juga mempercepat melakukan pengecekan kesehatan,” katanya.

Izzul menambahkan, setiap menerima pengemudi baru, pihaknya menerapkan syarat “check up” dan diteruskan menjadi “check up” berkala setiap tahun. “dengan adanya kejadian kecelakaan, maka pelaksaan ‘check up’ lebih intensif lagi untuk mengetahui kondisi kesehatan pramudi,” ucapnya.

Pemeriksaan kesehatan ringan juga diintensifkan ketika apel sebelum pengemudi melakukan tugas, di antaranya dengan pemeriksaan suhu tubuh dan tekanan darah.

“Kami tahu bahwa pengemudi kerjanya cukup berat, sehingga pengurukan tensi itu penting. Apakah mereka tiba-tiba kena hipertensi atau seperti apa. Itu bagian rutin yang kami lakukan,” katanya.


Pada saat apel manajemen TransJakarta  juga menambah pemeriksaan urine dari para pengemudi secara acak. Tujuannya untuk memastikan para pengemudi bebas dari pengaruh alkohol atau obat terlarang.

“Itu juga meningkatkan kewaspadaan mereka, kalau kami lakukan cek secara random,” imbuhnya.

Sebelumnya, dua insiden kecelakaan melibatkan bus TransJakarta menabrak pos polisi di dekat Pusat Grosir Cililitan (PGC) pada Kamis (2/12).

Esoknya,  pada Jumat (3/12), kembali terjadi insiden kecelakaan bus TransJakarta yang menabrak separator di sekitar halte Bundaran Senayan. Tidak ada korban jiwa dalam dua insiden terakhir tersebut.

Dalam kurun waktu 40 hari terakhir total ada lima insiden, termasuk tabrakan di hal Cawang Ciliwung, Jakarta Timur, yang mengakibatkan dua orang tewas, serta bus TransJakarta terbakar di Senen, Jakarta Pusat, dan insiden di kawasan Gandaria, Jakarta Selatan.


Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Agus Lamun
Jakarta Region

Tren Pedagang dan Pelayanan di Pasar Induk Kramat Jati Terus Meningkat

JAKARTA, Bisnistoday - Pedagang yang berada di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta...

Sta Angke
Jakarta Region

Kereta Commuter Line Dukung Optimalisasi Konektivitas Menuju Kepulauan Seribu

JAKARTA, Bisnistoday- PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui Commuter Liner mendukung rencana...

LRT JAkarta
Jakarta Region

Agustus Beroperasi, Waskita Karya Finalisasi Penyambungan Rel LRT Jakarta Velodrome-Manggarai

JAKARTA, Bisnistoday - Penyelesaian konstruksi Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B...

Gub Pramono
HEADLINE NEWSJakarta Region

Beroperasi Agustus 2026, Gubernur Pramono Pantau Proyek LRT Jakarta Rute Velodrome-Manggarai

JAKARTA, Bisnistoday - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung didampingi Direktur Utama Jakarta...