www.bisnistoday.co.id
Senin , 21 September 2026
Home EKONOMI Tumbuh Positif, Kementerian UMKM Dukung Industri Laundry Tingkatkan Daya Saing
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Tumbuh Positif, Kementerian UMKM Dukung Industri Laundry Tingkatkan Daya Saing

Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Temmy Satya Permana membuka acara Festival Laundry & Exhibition 2025 di Jakarta, Senin (25/8).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendukung industri laundry untuk meningkatkan daya saing sehingga mampu menjadi salah satu bidang jasa layanan yang strategis dan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian nasional.

Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Temmy Satya Permana mengatakan industri jasa laundry menunjukkan pertumbuhan positif. Pelaku industri ini yang tergabung  dalam Asosiasi Laundry Indonesia (ASLI) menyerap sekitar 34 ribu tenaga kerja, baik formal maupun informal. Pertumbuhan itu juga tercermin dari dengan peningkatan keanggotaan rata-rata 20 persen setiap tahun. Hal ini menunjukkan daya tarik, kepercayaan, serta prospek usaha laundry sebagai sektor jasa modern.

Baca juga: Pertumbuhan Pasar Laundry Komersial di Indonesia Makin Pesat

“Saat ini ASLI memiliki 21 DPD aktif yang tersebar di seluruh provinsi, dengan lebih dari 1.800 anggota resmi yang tergabung,” ujar Temmy saat membuka acara Festival Laundry & Exhibition 2025 di Jakarta, Senin (25/8).

Menurut Temmy, saat ini pengusaha laundry Indonesia menghadapi berbagai tantangan seperti standardisasi layanan dan kompetensi, pengelolaan limbah, akses pembiayaan dan KUR yang inklusif, dan digitalisasi layanan untuk meningkatkan efisiensi dan kepuasan pelanggan.

“Melalui program seperti SBL (Sekolah Bisnis Laundry) saya melihat semangat besar untuk mengangkat usaha ini agar lebih profesional, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan global,” ujarnya.

Kementerian UMKM, kata Temmy, siap bersinergi dengan ASLI dalam mendukung akses pembiayaan melalui skema KUR tanpa agunan bagi pengusaha UMKM, mendorong pengelolaan limbah laundry secara lebih ramah lingkungan melalui Unit Pengolahan Limbah bersama, dan mengintegrasikan digitalisasi laundry ke dalam ekosistem digital UMKM nasional.

“Hal ini sejalan dengan semangat Undang-Undang Cipta Kerja dan Undang-Undang terkait UMKM, dimana pemerintah memiliki kewajiban untuk terus menghadirkan kemudahan, pelindungan, dan pemberdayaan bagi UMKM,” katanya.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Pameran Halal
Ekonomi & Bisnis

Halal Indo 2026 Segera Digelar di Convention Exhibition BSD City Tangerang

JAKARTA, Bisnistoday- Kemenperin segera menggelar Halal Indonesia International Industry Expo (Halal Indo)...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

LPDB Koperasi Hadirkan Coaching Clinic Pembiayaan di Borobudur Expo 2026 

MAGELANG, Bisnistoday - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi menghadirkan layanan Coaching...

EKONOMIKomunitasLIFESTYLE

15.000 Peserta Ramaikan Pocari Run 2026 Bandung, Pemkot Siapkan Rekayasa Lalu Lintas 19-20 September

BANDUNG, Bisnistoday - Pocari Run 2026 akan digelar selama dua hari di...

Ekonomi & Bisnis

Ekonom UNISBA: Listrik Stabil Jadi Fondasi Operasional Bisnis dan Penggerak Ekonomi Masyarakat

BANDUNG, Bisnistoday  - Ketersediaan listrik yang stabil menjadi salah satu faktor penting...