www.bisnistoday.co.id
Minggu , 6 September 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Turunnya Saham Sektor Teknologi Dorong Pelemahan IHSG
Bursa

Turunnya Saham Sektor Teknologi Dorong Pelemahan IHSG

ihsg melemah
IHSG pada perdagangan Senin (15/07) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan pada perdangan akhir pekan, Jumat (04/8) ditutup melemah 45,25 poin ke posisi 6.852, 84. Sementara indeks LQ45 turun 8,06 poin ke posisi 958,97.

Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat (04/8) menyebutkan pada perdagangan hari ini saham sektor properti dan real estate naik 0,98 persen, sementara di posisi terlemah teknologi turun 1,91 persen, kesehatan turun 1 persen, dan dalam sepekan ini IHSG mengalami penurunan sebesar 0,69 persen.,” sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta, Jumat.

Pada pekan ini, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan tingkat inflasi tahunan Indonesia turun ke level terendah selama 16 bulan di level 3,08 persen pada Juli 2023 dari 3,52 persen pada Juni 2023, atau lebih rendah dibandingkan dengan konsensus pasar sebesar 3,1 persen.

Sementara itu, inflasi inti pada Juli 2023 juga turun ke level terendah selama 16 bulan di level 2,43 persen dari 2,58 persen pada Juni 2023, dan di bawah perkiraan pasar sebesar persen.

Dibuka Menguat

Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG cenderung betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor meningkat yaitu dipimpin sektor properti sebesar 0,98 persen, diikuti sektor transportasi & logistik dan sektor energi yang masing-masing meningkat 0,48 persen dan 0,46 persen.

Sedangkan, tujuh sektor terkoreksi yaitu sektor teknologi turun paling dalam minus 1,91 persen, diikuti sektor kesehatan dan sektor teknologi yang masing-masing turun minus 1,00 persen dan 0,64 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu RAFI, UFOE, MPXL, RAAM dan SGER. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni WIDI, RELF, JATI, BEEF dan NICL.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 901.183 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 15,90 miliar lembar saham senilai Rp7, 87 triliun. Sebanyak 227 saham naik, 281 saham menurun, dan 237 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 33,50 poin atau 0,10 persen ke 32.192,80, indeks Hang Seng menguat 118,59 poin atau 0,61 persen ke 19.539,46, indeks Shang Hai melemah 7,62 poin atau 0,23 persen ke 3.288,08, dan indeks Strait Times melemah 11,67 poin atau 0,35 persen ke 3.292,39./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Samuel Sekuritas
BursaHEADLINE NEWS

Samuel Sekuritas : Pemulihan Pasar Saham Bergantung Isu Nilai Tukar Rupiah dan Besaran Bunga

JAKARTA, Bisnistoday – Investor sampai saat ini masih mempertanyakan mengenai kapan Indeks...

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Kembali Menguat, Asing Kembali Akumulasi Saham Bank Besar

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia melihat penguatan Indeks Harga...

Mirae Asset
Bursa

Pasar Kian Selektif, Mirae Asset Sekuritas Tingkatkan Layanan “Wealth Management”

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ruang penguatan pasar...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

MSCI Hapus GOTO dan Turunkan CPIN, Mirae Asset Sekuritas Ungkap Potensi Outflow Jangka Pendek

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai hasil MSCI August...