www.bisnistoday.co.id
Kamis , 25 Juni 2026
Home EKONOMI UMKM Diminta Manfaatkan Program Pendampingan Ekspor
EKONOMISektor Riil

UMKM Diminta Manfaatkan Program Pendampingan Ekspor

PENDAMPINGAN EKSPOR : Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga memberikan sambutan pada acara Gelar Wicara SMESX yang digelar oleh SMESHUB di Jakarta, Kamis (1/12).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menyampaikan, Kementerian Perdagangan dapat memfasilitasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk menembus pasar ekspor. Salah satunya dengan program pendampingan ekspor (export coaching program). 

Dalam program tersebut, Kementerian Perdagangan menggandeng pemerintah daerah bagian dari stategi peningkatan ekspor nasional. Hal ini diutarakan Wamendag Jerry dalam sambutannya pada SMESx: 2023 UMKM Melesat yang digelar di CGV Grand Indonesia, Jakarta pada hari ini, Kamis (1/12). 

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Ketua DPD Sultan B Najamudin; Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Akbar H. Buchari; pendiri dan CEO Farmaklik Ridho Muhammad; Ketua Umum BPC HIPMI Jakarta Selatan Muhammad Assad; pendiri dan CEO SMEsHub Indonesia Lutpi Ginanjar; dan Komisaris SMEsHub Indonesia Rian Ekky Pradipta. 

“Bagi UMKM yang belum menemukan pasar yang tepat, sebanyak 46 rekan-rekan perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri, siap membantu memfasilitasi penjajakan bisnis (business matching). Mempertemukan pelaku usaha dengan buyer potensial. Bagi yang akan memulai ekspor, kami siapkan program pendampingan ekspor (export coaching program),” ungkap Wamendag Jerry. 

Wamendag Jerry menerangkan, perkembangan UMKM dan ekosistem bisnis Indonesia juga tidak dapat dipisahkan dari peran generasi muda Indonesia. Sehingga, dorongan kepada generasi muda pelaku UMKM memanfaatkan fasilitasi Kementerian Perdagangan terus dilakukan. 

“Generasi muda hendaknya bersemangat memulai dan mengembangkan usaha. Kementerian Perdagangan siap memfasilitasi dan berkolaborasi dengan UMKM,” jelas Wamendag Jerry. 

Kesepakatan Dagang

Kementerian Perdagangan juga telah menyelesaikan 26 perjanjian perdagangan internasional. Wamendag Jerry mengimbau pelaku UMKM untuk segera memanfaatkannya.

“Perjanjian perdagangan dapat dimanfaatkan sebagai jalan tol menembus pasar ekspor. Misalnya, para pelaku UMKM dapt memanfaatkan Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA- CEPA). Dalam IA-CEPA sebanyak 7 ribu pos tarif ekspor Indonesia mendapat fasilitas bea masuk nol persen ke Australia,” ujar Wamendag Jerry. 

Sementara itu, Wamendag Jerry juga mengingatkan kembali pentingnya menggunakan produk dalam negeri. “Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia bukan hanya berhenti dalam bentuk slogan. Mari, kita tunjukkan dan praktikkan kebanggaan tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” ajak Wamendag Jerry. /

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kementerian UMKM Sinergikan Tiga Program untuk Capai Target 10 Juta Wirausaha Baru

JAKARTA, Bisnistoday – Lembaga inkubator berperan strategis untuk mencetak wirausaha baru yang...

Komponen Otomotif
EKONOMIEkonomi & Bisnis

Menperin Menepis Tudingan Adanya Relokasi Sejumlah Perusahaan Komponen Otomotif

JAKARTA, Bisnistoday -Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita memerintahkan Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin,...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Aturan Baru: Platform E-commerce Wajib Cantumkan Seluruh Biaya Dalam Perjanjian Kemitraan

  JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) resmi...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Gandeng ID Food, Koperasi Ekspor Gambir ke India dan Pakistan

JAKARTA, Bisnistoday - Koperasi Produsen Syariah Gambir Anam Koto Mandiri asal Sumatera...