www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 7 November 2026
Home NASIONAL & POLITIK Politik & Keamanan Wasekjen PBNU Sesalkan PKB Yang Alergi Regenerasi Pimpinan
Politik & Keamanan

Wasekjen PBNU Sesalkan PKB Yang Alergi Regenerasi Pimpinan

Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, H. Suleman Tanjung balik menilai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar yang lebih pas disebut _”tong kosong nyaring bunyinya”._

Pernyataan Suleman ini sebagai respon atas Sekjen PKB Hasanuddin Wahid dan Sekretaris PKB Jatim Anik Maslachah menyebut Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bak pepatah tong kosong nyaring bunyinya.

“Yang tong kosong itu ya pimpinan PKB. Coba bandingkan, Anies-Muhaimin di Jatim itu hanya 4 juta. Bandingkan saat Gus Ipul maju Pilgub, dapatnya 9 juta lebih,” kata Suleman, Jumat (19/4) di Jakarta.

Sekadar diketahui, dalam Pilpres kemarin Muhaimin yang berpasangan dengan Anies Baswedan, di Jatim memang hanya mendapatkan suara 4.492.652. Perolehan itu pun, juga lebih banyak disumbang dari kantong-kantong pemilih Anies bukan Muhaimin.

Sedangkan Saifullah Yusuf saat pilgub Jatim 2018 berpasangan dengan Puti Guntur mendapatkan suara 9.076.014 atau lebih dari dua kali lipat suara yang didapatkan Muhaimin di Jatim.

Jebloknya perolehan Anies-Muhaimin, kata Suleman, juga bukti bahwa para kiai-kiai NU sudah mengabaikan Muhaimin. Para kiai dan kekuatan NU, katanya, memang peduli kepada PKB tapi tidak dengan Muhaimin.

“Buktinya beberapa kiai dan bu Nyai NU itu all out loh untuk PKB. Lihat itu di bawah, kantong-kantong basis NU di tps-tps, mereka pilih PKB tapi untuk pilpres mereka ogah,” ujarnya.

Menurut Suleman, harusnya para pimpinan PKB sadar diri bahwa regenerasi kepemimpinan di PKB adalah sebuah keniscayaan karena Muhaimin sudah terlalu lama menguasai PKB.

“Bayangkan, Muhaimin itu sudah 20 tahun lebih. PBNU saja sudah beberapa kali ganti Ketum, lah ini PKB, partai yang didirikan NU kok seakan-akan ndak mau regenerasi. PKB itu bukan partai milik perorangan. PKB milik NU,” kata Suleman.

Karena PKB milik NU, maka sudah sewajarnya NU mengingatkan agar PKB segera melakukan regenerasi kepemimpinan. Menurut Suleman, apa yang selama ini disuarakan Sekjen PBNU Gus Ipul adalah bentuk dari ajakan dan keprihatinan yang mendalam dari NU untuk PKB.

“NU tidak mungkin ngomong kalau PKB dalam keadaan baik-baik saja. Jadi kalau Sekjen PKB bilang anjing menggonggong, ya siapa anjingnya. Apa ndak kebalik?” ujarnya. (*)

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Politik & Keamanan

Partai Gelora Desak Penegakan Hukum Kasus Karhutla Lebih Tegas

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Ketua Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup DPP Partai Gelora,...

Wakil Ketua KPAI Jasra Putra mengatakan, persoalan kekerasan terhadap anak tidak cukup diselesaikan melalui penindakan terhadap pelaku. Perlu ada evaluasi terhadap lingkungan tempat anak tumbuh, termasuk pola pengasuhan keluarga, interaksi di sekolah, lingkungan pergaulan, serta pengaruh media digital.
Politik & Keamanan

KPAI Dorong RUU Pengasuhan Anak untuk Cegah Kekerasan dan Perundungan

BANDUNG, Bisnistoday.co.id – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mendorong percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang...

Partai Gelora
Politik & Keamanan

Pemerintah Diingatkan Dampak Rambatan Dinamika Konflik Timteng terhadap Ekonomi Dalam Negeri

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Ketua Komisi I DPR 2010-2017 Mahfuz Sidik mengatakan, bahwa...

Fahri Hamzah
Politik & Keamanan

RUU Pemilu : Fahri Hamzah Usul Ambang Batas Parlemen Dihapus

JAKARTA, BIsnistoday.co.id  - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang  (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah...