JAKARTA, Bisnistoday – PT Waskita Beton Precast optimistis menyambut tahun 2023 untuk pasar kontruksi semakin menjanjikan. Anggaran pemerintah untuk infrastruktur pada tahun depan lebih besar sehingga optimis pasar akan berkembang. Kedepannya Manajemen optimis WSBP memiliki potensi katalis positif hingga tahun 2023.
“Ini didukung dengan kenaikan anggaran infrastruktur pada APBN 2023 yang meningkat 7,75%, sinergi intra Grup Waskita, peningkatan pasar retail, market leader industri beton, peningkatan potensi pasar dari proyek BUMN dan Pemerintah seiring dengan kebijakan peningkatan kandungan dalam negeri, dan peluang proyek pembangunan infrastruktur di IKN,” ungkap Bambang Rianto, President Commissioner PT Waskita Beton Precast Tbk dalam keteranganya di Jakarta, Selasa (11/10).
Kedepan, lanjut Rianto, konsentrasi perusahaan adalah melakukan pemulihan kinerja yaitu penyelesaian restrukturisasi atas kewajiban senilai Rp 8,9 triliun melalui Homologasi PKPU, pertumbuhan pendapatan usaha hingga 81% pada Juni 2022, mencatatkan ekuitas positif sebesar Rp 2,5 triliun.
“Kami juga berhasil membukukan peningkatan profitabilitas operasional dengan laba bruto Rp 104 miliar dan perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp 1,15 triliun. Ini menjadi angin segar bagi kami menuju akhir tahun 2022,” tambahnya.
Restrukturisasi Perusahaan
Bambang Rianto, President Commissioner PT Waskita Beton Precast Tbk mengatakan 8 tahun WSBP telah banyak kerja nyata dan restrukturisasi melalui PKPU juga perlahan terlihat hasilnya. Ini menjadi motivasi WSBP untuk bangkit dan pulih.
“Kita harus optimis dalam menangkap peluang proyek. Lalu melakukan strategi penyehatan, kolektibilitas, bertransformasi, efisiensi, dan tingkatkan kolaborasi dengan BUMN Karya lainnya dan juga dengan para kreditur,” ujarnya./


