Press "Enter" to skip to content

Waskita Divestasi Kepemilikan Tol Cimanggis Cibitung

DIVESTASI KEPEMILIKAN : Ruas Tol Cibitung-Cilincing yang dibangun oleh Konsorsium PT Waskita Karya Tbk, belum lama ini. PT Waskita Karya sepakati penjualan 55% sahamnya secara bersyarat kepada Badan Usaha tertentu untuk ruas Tol Cibitung Cilincing, di Jakarta, Rabu (12/1).
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (Kode Saham: WSKT) melalui anak perusahaannya PT Waskita Toll Road (WTR) telah menandatangani Perjanjian Jual Beli Bersyarat (PJBB) dengan PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dalam rangka divestasi 55% kepemilikan WTR pada PT Cimanggis Cibitung Tollways (CCT), Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang memiliki hak konsesi atas ruas tol Cimanggis Cibitung. 

“Waskita menargetkan untuk mendivestasikan 13 ruas tol sejak tahun 2021 hingga 2026. Setelah sukses melaksanakan 4 divestasi tol di tahun 2021, tahun ini Waskita optimis dapat menyelesaikan proses divestasi atas 3 – 4 ruas tol yang salah satunya adalah divestasi CCT. Untuk divestasi jalan tol lainnya, saat ini Perseroan dalam tahap diskusi dan negosiasi dengan para calon investor,” kata Direktur Utama Perseroan, Destiawan Soewardjono dalam keteranganya di Jakarta, Rabu (12/1).

Seperti diketahui, nilai transaksi yang ditargetkan Perseroan melalui divestasi ini adalah sebesar Rp1,7 Triliun, yang terdiri dari Rp339 Miliar atas 55% kepemilikan WTR pada CCT, serta adanya pengambilalihan 55% Shareholder Loan (SHL) oleh SMI senilai Rp1,4 Triliun. 

Target proceed tersebut setara dengan 7,7 kali Book Value (BV). Melalui transaksi ini, Perseroan diperkirakan akan menerima laba kotor sebesar Rp229 Miliar dan estimasi dekonsolidasian utang sebesar Rp4,1 Triliun. 

“Transaksi divestasi ini merupakan salah satu bentuk komitmen Perseroan untuk menyehatkan keuangan Waskita yang terealisasi diawal tahun 2022 ini,” terangnya. 

Selanjutnya Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Waskita, Taufik Hendra Kusuma juga menambahkan bahwa Perseroan dan SMI akan melaksanakan penandatanganan Akta Jual Beli (AJB) yang ditargetkan selesai pada Semester I tahun 2022. Setelah transaksi ini selesai, maka struktur kepemilikan pada CCT terdiri dari SMI sebesar 55%, WTR sebesar 35% serta pemegang saham lainnya sebesar 10%./

Comments are closed.