www.bisnistoday.co.id
Minggu , 8 November 2026
Home BURSA & KORPORASI Waskita Karya Bukukan Kontrak Baru Rp5,68 Triliun
BURSA & KORPORASI

Waskita Karya Bukukan Kontrak Baru Rp5,68 Triliun

LUNASI OBLIGASI : Gedung Waskita Karya Tbk di Jakarta, belum lama ini. PT Waskita Karya Tbk Lunasi Obligasi dengan pokok sebesar Rp910,00 miliar dan bunga sebesar Rp20,47 miliar.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (Kode Saham: WSKT) berhasil membukukan Nilai Kontrak Baru (NKB) sebesar Rp5,68 Triliun sampai dengan Maret 2022, atau meningkat 395,87% YoY dibandingkan tahun lalu sebesar Rp1,14 Triliun.

Jika dibandingkan dengan level pre-COVID19, Perseroan berhasil membukukan kenaikan NKB sebesar 3,30 kali lipat.

Perolehan NKB tersebut bersumber dari proyek Swasta sebesar 74,38%, Pemerintah sebesar 18,61%, dan Pengembangan Bisnis anak usaha Perseroan sebesar 7,01%.

Berdasarkan segmentasi tipe proyek, NKB tersebut terdiri dari segmen konektivitas Infrastruktur sebesar 88,45%, anak usaha Perseroan sebesar 7,01%, gedung sebesar 3,31%, EPC sebesar 0,75%, serta segmen Sumber Daya Air (SDA) sebesar 0,49%.

Direktur Utama Perseroan, Destiawan Soewardjono menjelaskan beberapa proyek dengan kontribusi terbesar sampai dengan Maret 2022 adalah proyek 1000 KM Road Upgrading -South Sudan Oil for Infrastructure sebesar Rp4,15 Triliun, Jalan Nasional (Road & Bridge) Kabupaten Blitar sebesar Rp218,29 Miliar, Perolehan kontrak baru melalui anak usaha Perseroan Waskita Beton Precast pada bulan Maret 2022 sebesar Rp195,86 Miliar, Pembangunan Stasiun Medan tahap II sebesar Rp139,07 Miliar, dan Penataan Kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sebesar Rp134,81 Miliar.

“Berbekal pelaksanaan implementasi strategi 8 Streams Penyehatan Keuangan Waskita dan dukungan penuh dari Pemerintah, pada tahun ini Perseroan dapat fokus menjalankan bisnis operasionalnya dan optimis mencapai target NKB tahun 2022 hingga Rp30 Triliun,” tambah Destiawan.

Sementara, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Perseroan, Taufik Hendra Kusuma menambahkan bahwa Perseroan telah mendapatkan persetujuan pra-efektif OJK untuk melaksanakan penawaran awal obligasi dan sukuk dengan penjaminan Pemerintah sebesar Rp3,83 Triliun yang akan digunakan untuk refinancing dan modal kerja Perseroan.

Penerbitan obligasi dan sukuk tersebut memiliki rating “idAAA(gg)” dengan tenor 5 dan 7 tahun serta ditawarkan dengan periode bookbuilding pada 12 – 19 April 2022.

“Obligasi dan sukuk dengan penjaminan Pemerintah ini merupakan bentuk konkret dukungan Pemerintah terhadap upaya perbaikan kinerja Waskita”, tutur Taufik./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BursaBURSA & KORPORASI

OJK Catat Pembukaan 27,23 Juta Rekening Sepanjang Bulan Inklusi Keuangan 2026

BANDUNG, Bisnistoday.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembukaan 27,23 juta rekening...

BursaBURSA & KORPORASI

ACMF Dukung Reformasi dan Penguatan Pasar Modal Indonesia

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - ASEAN Capital Markets Forum (ACMF) mendukung reformasi strategis dan...

BursaBURSA & KORPORASI

OJK Jatuhkan Total Denda Rp2,52 Triliun Terhadap Pelanggaran di Pasar Modal

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menjatuhkan sanksi denda kepada...

BURSA & KORPORASIKorporasi

OJK Ungkap Pelanggaran Transaksi Saham DSSA, BREN dan CUAN

JAKARTA, Bisnistoday.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) jatuhkan sanksi terhadap pihak-pihak yang...