JAKARTA, Bisnistoday – PT Waskita Karya (Persero) Tbk mengerjakan proyek Jasa Rancang Bangun Penyediaan Barang Pengganti Milik Negara pada proyek Kementerian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK). Dimulainya, pengerjaan ditandai dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking yang diadakan di Kantor Pengendalian Pembangunan Ekoregion (P3E) KLHK di Balikpapan, Kalimantan Timur.
Direktur Operasi I Waskita Karya Ari Asmoko mengatakan, seluruh proyek tersebut akan diselesaikan dalam waktu sekitar lima sampai enam bulan. Sementara total nilai kontraknya sebesar Rp100,35 miliar.
“Waskita Karya merasa bangga karena dapat kembali mengerjakan proyek kantor kementerian Pembangunan ini menjadi salah satu wujud kontribusi Perseroan dalam mendukung kinerja pemerintah,” ujar Ari Asmoko dalam keterangan resmi, Sabtu (5/7).
Kegiatan groundbreaking tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq didampingi Direktur Operasi I Waskita Karya Ari Asmoko. Hadir pula Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Vice President Asset Infrastructure PT Pertamina (Persero) Natalia, serta Direktur Utama PT Patra Jasa Ray S.M. Daulay.
Ari Asmoko menuturkan, lingkup pekerjaan Waskita pada proyek ini meliputi persiapan, pendahuluan, dan pembongkaran. Lalu melakukan pekerjaan struktur, arsitektur, Mechanical Electrical Plumbing (MEP), infrastruktur, halaman, landscaping, termasuk bangunan minor.
“Sebagai BUMN Konstruksi yang memiliki pengalaman lebih dari 64 tahun, ini bukan pertama kalinya kami mengerjakan proyek kantor pemerintah. Sebelumnya, Waskita sudah merampungkan banyak pembangunan gedung pemerintah, seperti Kantor Gubernur Sulawesi Barat, Gedung Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Maluku, juga Kantor Balai Penerapan Standar Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPSILHK) di Mataram.
Pada akhir 2024, Waskita pun terpilih menjadi kontraktor pembangunan Kantor Gubernur Papua Selatan dan Kawasan Pusat Pemerintahan Otonomi Baru Papua Selatan di Kabupaten Merauke. Bahkan pada April lalu, Perseroan telah melakukan groundbreaking proyek Konstruksi Bangunan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Istimewa Yogyakarta (DPRD DIY).
Dalam proyek itu, Waskita akan merenovasi sekaligus membangun 14 bangunan KLHK yang tersebar di sembilan lokasi di Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Di Sulawesi Selatan, Perseroan rencananya mengerjakan tiga proyek, pertama pembangunan Balai Perbenihan Tanaman Hutan (BPTH) di Maros, kedua Gedung Kantor Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BPPHLHK) juga, serta ketiga Mess BPPHLHK di Makassar./




