BANDUNG- Bisnistoday – Pekerjaan Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung milik PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) kembali melanjutkan pekerjaan Erection Girder Overpass Mengger di atas Ruas Tol Padaleunyi tepatnya di Km 140+500, Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) melakukan pengaturan lalu lintas sementara secara situasional.
Thomas Dwiatmanto, GM Representatif Jasamarga Metropolitan Tolldroad dalam keterangan pernsya di Jakarta, Rabu (2/6) mengatakan, pekerjaan Erection Girder Overpass Mengger yang berada di atas jalan tol Padaleunyi akan dilaksanakan mulai hari Kamis-Jumat tanggal 3-4 Juni 2021, serta Selasa-Kamis tanggal 8-10 Juni 2021.
Baca juga : Jasa Marga Lanjutkan Rekonstruksi Jalan Tol Jakarta-Cikampek
“Selama pekerjaan berlangsung akan dilakukan pengaturan lalulintas di kedua arah, diantara periode pukul 00.00-04.00 WIB, guna memastikan keamanan pengguna jalan,” tutur Thomas Dwiatmanto, di Bandung, kemarin.
Terkait hal tersebut, lanjut Thomas, Jasamarga Metropolitan Tollroad berkoordinasi dengan pihak Kepolisian serta Dinas Perhubungan Kota Bandung, melakukan pengaturan lalulintas berupa pengalihan kendaraan dari Jakarta menuju Bandung dapat keluar di Gerbang Tol (GT) Moh. Toha, melintasi Jalan Nasional Soekarno Hatta dan dapat masuk ke jalan tol kembali di GT Buah Batu.
Adapun lalulintas sebaliknya, kendaraan dari arah Bandung menuju Jakarta dapat keluar GT Buah Batu, melintasi Jalan Nasional dan masuk kembali ke jalan tol melalui GT Moh. Toha.
Baca juga : Jasa Marga Lengkapi Pengoperasian Tol Dengan Command Centre
Thomas mengatakan, Jasamarga Metropolitan Tollroad bersama PT KCIC melalui PT Wijaya Karya sebagai kontraktor pekerjaan ini, juga menyiapkan rambu-rambu pengamanan pekerjaan sesuai standar, memasang rambu pengalihan lalulintas, memasang lampu selang, menyiagakan petugas pengaturan lalulintas serta memastikan petugas tetap menjaga protokol kesehatan di lokasi pekerjaan.
“Jasa Marga menyampaikan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pekerjaan tersebut. Diimbau kepada pengguna jalan agar tetap berhati-hati, mengatur waktu perjalanannya, mengecek kondisi lalulintas perjalanan melalui aplikasi Travoy 3.0 atau peta perjalanan digital lainnya jika diperlukan, serta memperhatikan rambu-rambu dan arahan petugas,” tuturnya./

