www.bisnistoday.co.id
Senin , 24 Agustus 2026
Home EKONOMI 2023, Kemenkeu Terus Waspadai Pelemahan Pertumbuhan Ekonomi
EKONOMIEkonomi & Bisnis

2023, Kemenkeu Terus Waspadai Pelemahan Pertumbuhan Ekonomi

WASPADAI PELEMAHAN PERTUMBUHAN EKONOMI: Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Kemenkeu akan terus mewaspadai risiko pelemahan pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2023 di tengah risiko pelemahan ekonomi global, sembari tetap mempertahankan optimisme
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Kementerian Keuangan akan terus mewaspadai risiko pelemahan pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2023 di tengah risiko pelemahan ekonomi global, sembari tetap mempertahankan optimisme.

“Kami di Kementerian Keuangan selama ini selalu sampaikan agar waspada. Waspada ini karena lingkungan ekonomi global sangat turbulence, bergejolak,” kata Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati seusai acara Anugerah Reksa Bandha di Jakarta, Rabu (23/11).

Ia mengatakan, perang di Ukraina yang menyebabkan lonjakan harga energi, pangan, dan pupuk telah mengerek inflasi di negara seperti Eropa, Amerika Serikat, dan Jepang. Hal ini membuat beberapa negara memperketat kebijakan moneter sehingga perekonomian ikut melemah.

Sementara di negara lain seperti China kebijakan pencegahan penyebaran Covid-19 juga berpotensi membuat pertumbuhan ekonominya melemah yang dapat mempengaruhi perekonomian global.

Untuk itu Sri Mulyani mengatakan akan terus memperhatikan perubahan yang dapat berdampak terhadap aktivitas perekonomian global.

Adapun pemerintah tetap mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi nasional sesuai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 sebesar 5,3 persen secara tahunan pada 2023.

Optimisme pemerintah ditopang oleh kinerja perekonomian yang masih tumbuh positif pada kuartal III 2022 atau tumbuh 5,72 persen secara tahunan.

“Namun memang kata-kata waspada itu menggambarkan downside risk muncul sangat kuat. Seberapa downside risk ini, nanti akan dilihat sampe akhir tahun ini,” kata Sri Mulyani.

Sebelumnya Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berpotensi melambat menjadi 4,37 persen secara tahunan pada 2023 karena terdampak pengetatan moneter domestik./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Java Kopi
Ekonomi & Bisnis

Ekspor Kopi Jawa Barat Senilai Rp2,64 Miliar Dilepas Menuju ke Inggris

BANDUNG, Bisnistoday - Kementerian Perdagangan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyaksikan pelepasan...

EKONOMI

OJK Sebut Kota Bandung Layak Jadi Role Model Pemberdayaan UMKM dan Pemberantasan Rentenir

BANDUNG, Bisnistoday - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat menilai Kota Bandung layak...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

LPDB Koperasi Komitmen Tingkatkan Kapasitas Usaha Pengrajin Lurik Prasojo

JAKARTA, Bisnistoday - Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi berkomitmen terus meningkatkan...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop Anugerahkan Koperasi Award kepada Gen Z hingga Tokoh Nasional

JAKARTA, Bisnistoday - Kementerian Koperasi (Kemenkop) menganugerahkan Koperasi Award kepada sejumlah tokoh...