www.bisnistoday.co.id
Senin , 7 September 2026
Home EKONOMI Delegasi G-20 Bakal Disiapkan Skenario Gelembung Perjalanan
EKONOMI

Delegasi G-20 Bakal Disiapkan Skenario Gelembung Perjalanan

KOTA BALI : Suasana Kota Bali belum lama ini. Pemerintah menyiapkan gelembung perjalanan untuk para delegasi G-20 untuk antisipasi Penyebaran Covid-29 dan Kesuksesan kegiatan.
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Menyambut kehadiran para pemimpin dan delegasi dunia pada Presidensi G20, Pemerintah Indonesia menyiapkan skenario gelembung perjalanan atau travel bubble. Puncak G20 akan berlangsung di Bali tepatnya lewat Konferensi Tingkat Tinggi G20 yang akan digelar sekitar Oktober 2022.

“Skenario travel bubble juga sudah disiapkan memperhatikan perkembangan COVID saat ini di sisi yang satu, tapi di sisi yang lain kami ingin kesuksesan penyelenggaraan G20,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate di Jakarta, Senin (24/1).

Lebih lanjut Johnny mengatakan, tercatat sekitar 150 rapat di 19 kota di Indonesia dan melibatkan 20.988 delegasi. Dengan begitu, kegitan ini terbilang besar, sehingga gelembung perjalanan akan diatur sesuai perkembangan virus Corona. Skenario gelembung perjalanan dinilai sebagai skema yang tepat untuk menjaga efektivitas penanganan pandemi COVID-19.

Johnny berharap kasus Omicron segera masuk ke tahap puncak dan kemudian melandai agar pemerintah Indonesia bisa mengambil kebijakan-kebijakan yang lebih tepat terkait penyelenggaraan acara-acara nasional. 

“Ujian pertama kami adalah Motor GP yang akan diadakan pada Maret. Kalau itu sudah dilakukan dengan baik, maka nanti selanjutnya event-event G20 kami harapkan akan lebih baik lagi dengan pengalaman-pengalaman yang ada,” ujarnya. 


Saat ini, pemerintah telah menetapkan juru bicara untuk Presidensi G20. Indonesia membagi pembahasan isu pada forum itu dalam dua jalur pertemuan, yaitu Sherpa Track dan Financial Track. Sherpa Track membahas isu-isu ekonomi non-keuangan mulai dari energi, pembangunan, pariwisata, ekonomi digital, pendidikan, tenaga kerja, pertanian, perdagangan, investasi, industri, kesehatan, anti korupsi, lingkungan, hingga perubahan iklim.

Adapun Financial Track memprioritaskan enam isu terkait dengan ekonomi, yakni exit policy untuk pemulihan ekonomi global pasca pandemi, dampak COVID-19 terhadap sektor rill, sistem pembayaran digital, keuangan berkelanjutan, inklusi keuangan, dan perpajakan internasional. 

Johnny menyampaikan bahwa penunjukan juru bicara yang berkaitan dengan Sherpa Track diketuai oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Sedangkan, posisi wakil ketua diisi oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Kemudian, juru bicara yang berkaitan dengan Financial Track dipimpin oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan posisi wakil ketua dijabat oleh Gubernur Bank Indonesia Ferry Warjiyo.

Adapun komunikasi umum terkait penyelenggaraan akan dilakukan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate. Sedangkan, isu-isu khusus terkait kebijakan presiden dari Istana Presiden akan dilakukan oleh Kepala Staf Presiden Moeldoko. Presidensi G20 Indonesia mengusung tiga isu utama berupa transisi energi berkelanjutan, sistem kesehatan dunia, serta transformasi ekonomi dan digital./Ant

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif di Forum APEC

GUANGZHOU, Bisnistoday - Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyampaikan rangkaian kebijakan pemerintah memperluas...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Tiga Tantangan Koperasi Tembus Pasar Global

JAKARTA, Bisnistoday — Kementerian Koperasi (Kemenkop)  mengindentifikasi tiga tantangan yang menyebabkan koperasi masih...

EKONOMIEkonomi & Bisnis

Kemenkop Siapkan Mesin Pascaproduksi bagi KDKMP Pada 2027

LAMPUNG, Bisnistoday – Kementerian Koperasi (Kemenkop) akan menyiapkan alat-alat mesin-mesin pascaproduksi untuk...

Aldy Amir
EKONOMI

Aldy Amir Terpilih Secara Aklamasi Sebagai Ketua SP SKK Migas Periode 2026–2028

JAKARTA, Bisnistoday – Serikat Pekerja Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu...