www.bisnistoday.co.id
Kamis , 25 Juni 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Aksi Beli Asing Berlanjut, IHSG Menguat Hingga Cetak Rekor Tertinggi
BursaBURSA & KORPORASI

Aksi Beli Asing Berlanjut, IHSG Menguat Hingga Cetak Rekor Tertinggi

IHSG kembali ditutup menguat
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Aksi beli oleh investor asing berlanjut. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat bahkan mampu mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. IHSG ditutup menguat 74,21 poin ke posisi 6.992,4. Sementara indeks LQ45 menguat 12,33 poin ke posisi 1.013,61.

Tim Riset Indo Premier Sekuritas dalam kajiannya, Rabu (16/3) menyebutkan, berlanjutnya aksi beli investor asing dipasar reguler terutama pada saham sektor perbankan menjadi sentimen posisif.

Selain itu, menguatnya indeks saham utama di bursa Wall Street seiring lebih rendahnya data inflasi di tingkat produsen jika dibandingkan dengan ekspektasi.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan, indeks harga produsen (PPI) naik 0,8 persen (mom) pada Februari, lebih rendah dibandingkan konsensus 0,9 persen (mom).

Dibuka menguat, IHSG terus bergerak di zona hijau hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah berada di teritori positif sampai penutupan bursa saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat dimana sektor energi naik paling tinggi yaitu 2,03 persen, diikuti sektor keuangan dan sektor barang konsumen primer masing-masing 1,57 persen dan 1,57 persen.

Empat sektor terkoreksi di mana sektor teknologi turun paling dalam yaitu minus 0,85 persen, diikuti sektor kesehatan dan sektor properti & real estat masing-masing minus 0,5 persen dan minus 0,46 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau “net foreign buy” di seluruh pasar sebesar Rp2,09 triliun. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah beli bersih Rp1,76 triliun.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.427.788 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22 miliar lembar saham senilai Rp15,27 triliun. Sebanyak 315 saham naik, 215 saham menurun, dan 152 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 415,53 poin atau 1,64 persen ke 25.762,01, indeks Hang Seng naik 1.672,42 poin atau 9,08 persen ke 20.0875, dan Straits Times meningkat 54,86 poin atau 1,7 persen ke 3.290,9.

Bisa Tembus 7.000

Analis Phintraco Sekuritas, Valdy Kurniawan memprediksi bahwa IHSG pada Kamis (17/3) berpotensi uji level psikologis 7.000 hingga 7.020. Hal ini seiring berlanjutnya net buy investor asing di perdagangan Rabu (16/3), terutama pada saham-saham bluechip dan defensif. 

Valdy memprediksi level IHSG resistance di 7.000, pivot pada 5.970, dan support di 6.920. Adapun pelaku pasar mengantisipasi pengumuman hasil Federal Open Market Committee (FOMC) dan pandangan The Fed terkait outlook ekonomi pada Kamis (17/3) dini hari WIB.

Selanjutnya BI dijadwalkan mengumumkan kebijakan moneter terbarunya pada Kamis (17/3) siang. “BI diperkirakan mempertahankan suku bunga acuan, meski The Fed menaikkan suku bunga acuan pertama sejak 2018. BI telah melakukan normalisasi kebijakan dengan menaikkan GWM di 1 Maret 2022,” kata Valdy./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...

Ilustrasi pergerakan saham (dok:Unsplash/jakub Żerdzicki)
Bursa

Dampak Perdamaian AS Iran: Harga Minyak Turun, Saham Naik

JAKARTA, Bisnistoday –Kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang berdampak pada melonjaknya harga saham...