www.bisnistoday.co.id
Senin , 24 Agustus 2026
Home NASIONAL & POLITIK Berkat Sosmed, Amaq Sinta Bebas
NASIONAL & POLITIK

Berkat Sosmed, Amaq Sinta Bebas

Amaq Sinta mencium tangan Kapolda Djoko Purwanto usai diumumkan SP3 oleh Polda NTB
Social Media

NTB, Bisnistoday – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat akhirnya menghentikan penyidikan perkara Murtede alias Amaq Sinta. Sebelumnya, Polres Lombok Tengah menetapkan Amaq Sinta sebagai tersangka kasus pembunuhan dua orang begal dalam perjalanan ke rumah sakit di Lombok Timur, NTB.

Penetapan tersangka terhadap Amaq Sinta ini menyita perhatian publik dan sempat viral di sosial media. Hal inilah yang membuat Kapolri memerintahkan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat mengambil alih penyidikan kasus tersebut.

Setelah melakukan pemeriksaan terhadap kasus Amaq Sinta ini Kepolisian Daerah NTB pun mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB) Irjen Djoko Purwanto menyatakan penghentian kasus Amaq Sinta ini dilakukan setelah adanya proses gelar perkara yang dihadiri oleh jajaran Polda dan pakar hukum.

“Hasil gelar perkara disimpulkan peristiwa tersebut merupakan perbuatan pembelaan terpaksa sehingga tidak ditemukan adanya unsur perbuatan melawan hukum baik secara formil dan materiil,” kata Djoko dalam jumpa pers yang disiarkan di akun Instagram-nya, @djokopoerwanto_67, Sabtu (16/4/2022)

Djoko mengaku, keputusan untuk melakukan gelar perkara didasarkan peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2019, Pasal 30 tentang penyidikan tindak pidana bahwa penghentian penyidikan dapat dilakukan demi kepastian hukum, kemanfaatan dan keadilan.

“Peristiwa yang dilakukan oleh Amaq Sinta merupakan untuk membela diri sebagaimana Pasal 49 Ayat (1) KUHP soal pembelaan terpaksa,” ujar Djoko.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menjelaskan dasar dikeluarkannya SP3 demi mengedepankan asas keadilan, kepastian dan terutama kemanfaatan hukum bagi masyarakat.

“Dalam kasus ini, Polri mengedepankan asas proporsional, legalitas, akuntabilitas dan nesesitas,” tutup Dedi.

Perjalanan Kasus Amaq Sinta

Kepada watawan, Amaq Sinta menceritakan kronologi dirinya dibegal oleh empat orang.

Menurutnya kejadian itu bermula ketika ia hendak mengantar makanan dan air hangat dalam termos untuk keluarganya yang sedang menjaga ibunya yang dirawat di rumah sakit di Lombok Timur, NTB.

Dalam perjalanan seorang diri ke rumah sakit itu, Amaq diikuti empat orang begal yang mengincar motornya. Para begal tersebut sempat menyerempet sepeda motor yang dikendarai Amaq Sinta, akan tetapi ia bisa menghindar, hingga akhirnya para pelaku menghentikannya dengan mengadang.

“Istri saya menyuruh saya bawa pisau dapur untuk jaga-jaga karena jalan yang dilewati sangat gelap. Saya bawa. Di tengah jalan, saya diadang, ditanya mau ke mana dan langsung ditebas tangan saya, kemudian punggung serta pinggang saya ditebas menggunakan samurai,” ungkapnya, Kamis.

“Mereka tetap menyerang saat saya turun. Saya melawan, daripada mati. Saya pakai pisau dapur yang kecil, tapi karena mereka yang duluan menyerang saya membela diri. Seandainya dia tidak melakukan kekerasan pada saya dan mengadang, saya ingin lari. Tapi dia justru menebas saya berkali-kali,” jelasnya. 

Dalam perkelahian itu, Sinta membunuh dua begal. Seorang begal tewas ditusuk usai menyerangnya. Sedangkan, seorang lainnya tewas ditusuk saat akan membawa kabur sepeda motor Sinta. Adapun dua begal lainnya kabur usai dua rekannya tewas.

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

UPI
NASIONAL & POLITIK

Serap Aspirasi UPI, DPR Dorong Pemerataan Guru dan Pembenahan Tata Kelola Pendidikan

BANDUNG, Bisnistoday -  Wakil Ketua DPR RI Prof. Cucun Ahmad Syamsurijal, S.Ag.,...

HumanioraNASIONAL & POLITIK

SMP dan SMA Labschool Peringati Kemerdekaan dengan Ikuti Lari Lintas Juang

JAKARTA, Bisnistoday – SMP dan SMA Labschool di wilayah Jakarta menggelar Lari...

Fahri Hamzah
NasionalNASIONAL & POLITIK

Fahri Hamzah Bahas Transformasi Kota Bersama Sultan DIY

YOGYAKARTA, Bisnistoday – Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah...

Wamen ATR/BPN
NasionalNASIONAL & POLITIK

Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden

JAKARTA, Bisnistoday  - Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan...