www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 22 Agustus 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Aksi Borong Saham Terjadi, IHSG Menguat Tajam
BursaBURSA & KORPORASI

Aksi Borong Saham Terjadi, IHSG Menguat Tajam

IHSG melemah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (31/05) terus melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Ditengah ancaman resesi global, Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (8/6) ditutup menguat. IHSG menguat 52,27 poin atau 0,73 persen ke posisi 7.193,31. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 10,76 poin atau 1,04 persen ke posisi 1.041,61.

“Laju pergerakan IHSG sejalan dengan bursa AS dan Asia yang mayoritas mengalami penguatan. Hanya bursa Eropa yang masih tertekan seiring dengan memanasnya paket sanksi yang dikeluarkan atas embargo migas Rusia,” tulis Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam ulasannya di Jakarta, Rabu (8/6).

Diketahui, Bank Dunia yang memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi 2,9 persen tidak begitu memberikan pengaruh besar terhadap pergerakan pasar saham. Ancaman resesi yang membayangi pasar tampaknya telah diantisipasi investor. Investor juga menunggu rilis indeks keyakinan konsumen esok hari di mana diperkirakan mengalami kenaikan terbatas.

Saat pembukaan perdaganan, IHSG menguat berlanjut dengan mayoritas menghabiskan waktu di zona hijau hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih terus bergerak di teritori positif sampai penutupan perdagangan bursa saham.

Sepanjang jam perdagangan hari ini, saham yang mengalami penguatan terbesar diantaranya BIMA, SLIS, ISAT, TOYS, IPTV. Sedangkan, saham-saham yang mengalami penurunan terbesar diantaranya RAJA, SGER, HRUM, WINR, YELO.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat dengan sektor teknologi naik paling tinggi 2,17 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor kesehatan masing-masing naik 1,5 persen dan 1,4 persen.

Sedangkan empat sektor terkoreksi dengan sektor transportasi & logistik turun paling dalam 2,05 persen, diikuti sektor energi dan sektor barang baku masing-masing turun 1,1 persen dan 0,25 persen.

Penutupan IHSG sendiri diiringi aksi beli saham oleh investor asing di seluruh pasar yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing atau net foreign buy di seluruh pasar sebesar Rp566,72 miliar. Sedangkan di pasar reguler tercatat aksi beli asing dengan jumlah beli bersih Rp457,83 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.577.701 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 28,73 miliar lembar saham senilai Rp17,31 triliun. Sebanyak 235 saham naik, 296 saham menurun, dan 162 tidak bergerak nilainya./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

BURSA & KORPORASIKorporasi

Asuransi BRI Life Raih Enam Penghargaan TADEA 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi BRI Life meraih enam penghargaan dalam ajang...

PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025, serta melanjutkan pertumbuhan bisnis pada Semester I 2026. (dok: Ciputra Life)
BURSA & KORPORASI

Pertumbuhan Bisnis Ciputra Life Berlanjut di Semester I 2026

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) mencatatkan kinerja positif...

Mirae Asset
Bursa

Pasar Kian Selektif, Mirae Asset Sekuritas Tingkatkan Layanan “Wealth Management”

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ruang penguatan pasar...

GEDUNG BEI
BursaHEADLINE NEWS

MSCI Hapus GOTO dan Turunkan CPIN, Mirae Asset Sekuritas Ungkap Potensi Outflow Jangka Pendek

JAKARTA, Bisnistoday – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai hasil MSCI August...