www.bisnistoday.co.id
Minggu , 23 Agustus 2026
Home LIFESTYLE Penataan Kawasan Taman Nasional Komodo Diresmikan
LIFESTYLEWisata & Kuliner

Penataan Kawasan Taman Nasional Komodo Diresmikan

KAWASAN PARIWISATA : Presiden Jokowi meresmikan penataan Kawasan Nasional Komodo, di Labuan Bajo, NTT, Kamis (21/7).
Social Media

LABUAN BAJO, Bisnistoday – Presiden Joko Widodo meresmikan Penataan Kawasan Pulau Rinca dari sekian banyak spot pariwisata di Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Prosesi peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Presiden Joko Widodo yang didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri Kominfo Johny G. Plate, Gubernur Nusa Tenggara Timur Viktor Bungtilu Laiskodat dan Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi di Pulau Rinca, Kamis (21/7/2022).

Presiden Joko Widodo mengatakan pembangunan yang dilakukan di DPSP Labuan Bajo harus memberikan manfaat nyata untuk negara dan rakyat. “Saya kira semuanya harus dihitung dan ada return-nya. Target pertama Labuan Bajo 1 juta wisatawan sesuai kapasitas bandaranya,” kata Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo juga menyoroti kebersihan kawasan Labuan Bajo. “Ini harus dikerjakan sama-sama, jangan sampai ada sampah di mana-mana. Hal-hal kecil seperti itu yang akan diingat terus oleh para wisatawan, mereka kembali atau tidak karena hal seperti itu. Keramahan kita melayani wisatawan juga menentukan,” ujar Presiden Joko Widodo.

Peningkatan ekonomi berbasis konservasi alam menjadi ciri khas bagi Labuan Bajo. Oleh karena itu, pemerintah menata kawasan Pulau Rinca sebagai salahsatu destinasi utama wisatawan untuk melihat komodo.

“Untuk pariwisata (kita punya) Pulau Rinca, sehingga ini kita benahi untuk wisatawan dan komodonya. Untuk konservasi kemarin sudah sepakat di Pulau Komodo dan Pulau Padar. Komodo di Pulau Komodo dan Pulau Rinca itu sama,” tambah Presiden Joko Widodo.

Penataan Kawasan Pulau Rinca bertujuan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur pariwisata Taman Nasional Komodo di Loh Buaya, Pulau Rinca. Di samping manfaat pariwisata, penataan ini juga bertujuan untuk menjaga Outstanding Universal Value (OUV) warisan alam dunia.

Penataan Kawasan Pulau Rinca dilaksanakan pada 2020-2022 dengan anggaran Rp113,85 miliar. Lingkup kegiatan penataan ini meliputi pembangunan dermaga dan pengaman pantai, elevated deck, guest house, kolam satwa dan museum.

Elevated deck dan bangunan penunjang lainnya dibangun dengan tinggi 2 meter agar tidak mengganggu aktivitas komodo dan satwa lainnya yang melintas. Serta untuk melindungi keselamatan para pengunjung.

Menteri Basuki dalam tinjauannya menekankan pentingnya untuk melakukan penghijauan di Pulau Rinca. “Karena sifat tanahnya yang asam kita bisa tanam mangrove atau tanaman endemik lainnya, supaya Pulau Rinca ini lebih hijau,” tutur Menteri Basuki./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Wisata & Kuliner

Rindu Ragam Kuliner Nusantara? Temukan di Kampung Legendaris Mal Ciputra Jakarta

JAKARTA, Bisnistoday – Merayakan semangat kemerdekaan sekaligus kekayaan budaya kuliner Nusantara, Mal...

Dari Kemitraan Menuju Puncak Dunia: Komitmen Jangka Panjang TCL Berbuah Manis saat Spanyol Juara Piala Dunia. (dok:TCL)
LIFESTYLE

Strategi Pemasaran TCL Berbuah Manis di Piala Dunia

JAKARTA, Bisnistoday - Keberhasilan Tim Nasional Spanyol merengkuh trofi juara Piala Dunia...

Mie Sedaap
Wisata & Kuliner

Come See Mie Fest Bandung, Ribuan Peserta Padati Festival Untuk Bertemu Ahn Hyo Seop

BANDUNG, Bisnistoday - Setelah sukses digelar di Hutan Kota GBK, Jakarta, Mie...

Wisata & Kuliner

Twelve Chinese Dining Rayakan Ulang Tahun ke-6

JAKARTA, Bisnistoday — Twelve Chinese Dining merayakan ulang tahun ke-6 dengan perayaan...