www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 27 Juni 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Sentimen Negatif Masih Bayangi Pasar Keuangan, Kurs Rupiah Melemah
BursaBURSA & KORPORASI

Sentimen Negatif Masih Bayangi Pasar Keuangan, Kurs Rupiah Melemah

Rupiah pada perdagangan Rabu (12/06) ditutup melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Kamis (1/9) ditutup melemah 40 poin ke Rp14.883 per dolar AS dibandingkan pada penutupan perdagangan sebelumnya  yang berada diposisi Rp14.843 per dolar AS.

Pengamat pasar uang Ariston Tjendra di Jakarta, Kamis, mengatakan sentimen negatif masih membayangi pasar keuangan dimana indeks saham Asia dan Eropa bergerak negatif dari pagi hingga sore ini, demikian juga IHSG.

“Ini bisa mengindikasikan bahwa pasar sedang enggan masuk ke aset berisiko dengan berbagai alasan seperti potensi pelambatan pertumbuhan dan ekspektasi kenaikan suku bunga acuan The Fed yang menambah biaya,” ujar Ariston.

Menurut Ariston, sentimen-sentimen tersebut menekan nilai tukar rupiah terhadap dolar dari pagi hingga penutupan perdagangan.

“Namun demikian, data inflasi Indonesia bulan Agustus yang menunjukkan penurunan membantu menahan rupiah tidak melemah terlalu dalam,” kata Ariston.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat deflasi sebesar 0,21 persen pada Agustus 2022 atau adanya penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 111,8 pada Juli menjadi 111,57.

Deflasi tersebut merupakan yang terdalam sejak September 2019 dimana saat itu terjadi deflasi 0,27 persen.

Komoditas utama penyumbang deflasi pada Agustus yang sebesar 0,21 persen (mtm) ini berasal dari bawang merah, cabai merah, cabai rawit, minyak goreng dan daging ayam ras.

Dengan terjadinya deflasi pada Agustus, maka inflasi tahun kalender Agustus 2022 terhadap Desember 2021 sebesar 3,63 persen dan inflasi tahun ke tahun (yoy) Agustus 2022 terhadap Agustus 2021 sebesar 4,69 persen.

Rupiah pada pagi hari dibuka melemah ke posisi Rp14.864 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.864 per dolar AS hingga Rp14.896 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Kamis melemah ke posisi Rp14.884 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.853 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...

Ilustrasi pergerakan saham (dok:Unsplash/jakub Żerdzicki)
Bursa

Dampak Perdamaian AS Iran: Harga Minyak Turun, Saham Naik

JAKARTA, Bisnistoday –Kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang berdampak pada melonjaknya harga saham...