www.bisnistoday.co.id
Jumat , 26 Juni 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa Pasar Mencerna Data Tenaga Kerja AS, Kurs Rupiah Melemah
BursaBURSA & KORPORASI

Pasar Mencerna Data Tenaga Kerja AS, Kurs Rupiah Melemah

RUPIAH MELEMAH: Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (29/11) kembali melemah
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday- Kurs rupiah yang ditransaksikan antarabank di Jakarta pada perdagangan awal pekan, Senin (5/9) ditutup melemah 11 poin ke posisi Rp14.907 per dolar AS dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di poisi Rp14.896 per dolar AS. Pelaku pasar mencerna data tenaga kerja di Amerika Seikat (AS).

“Dolar AS naik setelah pasar selesai mencerna laporan tenaga kerja AS pada hari Jumat malam,” tulis Tim Riset Monex Investindo Futures dalam kajiannya di Jakarta, Senin (5/9).

Laporan pekerjaan AS menunjukkan ada penambahan 315.000 pekerjaan pada Agustus, atau sesuai estimasi konsensus dengan tingkat pengangguran naik menjadi 3,7 persen (yoy) atau di atas estimasi.

Laporan pekerjaan periode Agustus dinilai penting karena akan menjadi bahan pertimbangan The Fed sebelum menaikkan suku bunga pada pertemuan September.

The Fed yang akan mengadakan pertemuan kebijakan suku bunga pada 21-22 September diekspektasikan akan kembali menaikkan tingkat suku bunga acuan sebesar 75 basis poin.

Beberapa pejabat The Fed menyebutkan perlu kenaikan suku bunga untuk menekan tingkat inflasi yang masih tinggi. Sedangkan Gubernur The Fed Jerome Powell menyebutkan keterbukaan pada tingkat suku bunga yang tinggi untuk sementara waktu yang lebih lama sebagai jaminan menekan inflasi di AS. The Fed sedang mencari cara memerangi inflasi yang mencapai tertinggi 40 tahun pada kenaikan harga makanan dan bahan bakar.

Suku bunga The Fed diindikasikan kemungkinan akan terus meningkat sampai inflasi secara substansial mendekati target bank sentral 2 persen.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat ke posisi Rp14.889 per dolar AS. Sepanjang hari rupiah bergerak di kisaran Rp14.889 per dolar AS hingga Rp14.935 per dolar AS.

Sementara itu, kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Senin melemah ke posisi Rp14.920 per dolar AS dibandingkan posisi hari sebelumnya Rp14.900 per dolar AS./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Bursa

Intercontinental Exchange dan OKX Bentuk Joint Venture, Jembatani Pasar Aset Tradisional dan Digital

JAKARTA, Bisnistoday - Intercontinental Exchange (NYSE: ICE) dan OKX mengumumkan pembentukan joint...

BURSA & KORPORASIKorporasi

BRI Life Dukung Kegiatan Kementerian UMKM Dalam Penguatan Ekosistem UMKM

JAKARTA, Bisnistoday - PT Asuransi Jiwa BRI Life (BRI Life) menegaskan komitmennya...

Trading Saham
BursaHEADLINE NEWS

Investor Asing Mulai Berani Masuk Selektif ke Saham Perbankan

JAKARTA, Bisnistoday- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (17/6) kemarin...

Ilustrasi pergerakan saham (dok:Unsplash/jakub Żerdzicki)
Bursa

Dampak Perdamaian AS Iran: Harga Minyak Turun, Saham Naik

JAKARTA, Bisnistoday –Kesepakatan AS-Iran untuk mengakhiri perang berdampak pada melonjaknya harga saham...