www.bisnistoday.co.id
Jumat , 18 September 2026
Home EKONOMI Wamendag: Harga Bahan Pokok di Pekanbaru Terkendali
EKONOMIEkonomi Rakyat

Wamendag: Harga Bahan Pokok di Pekanbaru Terkendali

WAKIL MENTERI Perdagangan Jerry Sambuaga.
Social Media

PEKANBARU, Bisnistoday – Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga menyatakan, ketersediaan dan harga serta kelancaran arus barang kebutuhan pokok (bapok) di Kota Pekanbaru relatif terkendali. Khusus untuk Minyakita, pemerintah terus melakukan pemantauan berkelanjutan agar kebutuhan masyarakat dapat membelinya sesuai dengan HET pemerintah.

Hal ini disampaikan Wamendag Jerry Sambuaga saat meninjau harga dan pasokan bapok di Pasar Cik Puan dan Pasar Lima Puluh, Pekanbaru, Riau, Sabtu (11/2). Turut hadir dalam peninjauan ini antara lain Penjabat (Pj) Walikota Pekanbaru Muflihun dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin.

“Berdasarkan pantauan, secara umum ketersediaan stok dan harga bapok masih terkendali. Keberhasilan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi yang baik antara pemerintah pusat dan daerah yang akan terus diintensifkan menjelang Ramadan dan Lebaran 2023,” jelas Wamendag Jerry.

Di Pasar Cik Puan, per 10 Februari 2023, terpantau harga beras Bulog Rp10.000/kg, beras premium Rp14.000/kg, gula pasir Rp14.000/kg, minyak goreng kemasan Rp20.000/liter, tepung terigu Rp14.000/kg, kedelai Rp16.000/kg, daging sapi Rp140.000/kg, telur ayam ras Rp27.000/kg, dan bawang merah Rp40.000/kg.

Adapun di Pasar Lima Puluh tercatat harga beras Bulog Rp10.000/kg, beras premium Rp14.000/kg, gula pasir Rp14.000/kg, minyak goreng curah Rp14.400/liter, minyak goreng kemasan Rp19.000/liter, tepung terigu Rp12.000/kg, kedelai Rp17.000/kg, daging sapi Rp140.000/kg, daging ayam ras Rp25.000/kg, telur ayam ras Rp27.200/kg, dan bawang putih Rp28.000/kg.

Harga Eceran Nasional

Wamendag Jerry mengatakan, hasil pantauan tersebut sejalan dengan data Kementerian Perdagangan terkait rata-rata harga eceran nasional bapok. Harga sebagian besar stabil, tetapi ada sedikit kenaikan pada komoditas cabe merah keriting. Kementerian Perdagangan bersama Kementerian Dalam Negeri, Badan Pusat Statistik (BPS), dan pemerintah daerah menyusun Indeks Perkembangan Harga (IPH) sebagai upaya bersama mengendalikan inflasi di daerah.

Terkait ketersediaan stok Minyakita, pemerintah terus melakukan pemantauan berkelanjutan mengenai pasokan dan harganya. “Kementerian Perdagangan akan menindak tegas penjual yang menjual Minyakita di atas harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000/liter atau Rp15.500/kg. Kami juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dalam mengawal harga dan pasokan Minyakita,” terang Wamendag./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

EKONOMIKomunitasLIFESTYLE

15.000 Peserta Ramaikan Pocari Run 2026 Bandung, Pemkot Siapkan Rekayasa Lalu Lintas 19-20 September

BANDUNG, Bisnistoday - Pocari Run 2026 akan digelar selama dua hari di...

EKONOMI

Libatkan Pengemudi Lama, Bandung Angkot Utama Jadi Pintu Masuk Ekonomi Digital Berbasis Blockchain

BANDUNG, Bisnistoday - Pemerintah Kota Bandung mengembangkan Bandung Angkot Utama sebagai bagian...

EKONOMIEnergi

Listrik Jampang Sukabumi Belum Merata, DPRD Jabar Dorong Akses hingga Pedalaman

BANDUNG, Bisnistoday – Infrastruktur kelistrikan di wilayah Jampang, Kabupaten Sukabumi, mulai menunjukkan...

EKONOMI

VinFast Hadir di GIIAS Bandung 2026, Bawa Ekosistem Mobil Listrik dan Promo Menarik

BANDUNG, Bisnistoday -  VinFast turut meramaikan GIIAS Bandung 2026 dengan menghadirkan rangkaian...