www.bisnistoday.co.id
Sabtu , 25 April 2026
Home NASIONAL & POLITIK Humaniora Kerangka Kerja Pendidikan Budaya dan Seni Disusun
HumanioraNASIONAL & POLITIK

Kerangka Kerja Pendidikan Budaya dan Seni Disusun

DIRJEN Kebudayaan Kemendikbudristek, Hilmar Farid.
Social Media

JAKARTA, BIsnistoday – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan, memimpin pertemuan Regional Consultation on Culture and Arts Education untuk Asia Pasifik. 

Pertemuan untuk kawasan Asia Pasifik ini dilaksanakan atas kerja sama dengan UNESCO Regional Science Bureau for Asia and the Pacific di Jakarta yang digelar secara daring pada 13 – 14 Februari 2023.

Pertemuan ini merupakan salah satu rangkaian dari proses pembahasan Kerangka Pendidikan Seni dan Budaya (Framework for Culture and Arts Education) yang digagas oleh UNESCO secara inklusif. Kerangka tersebut menjadi landasan bagi pengembangan program dan kebijakan terkait edukasi seni dan budaya.

Mengawali persidangan, Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Reknologi Hilmar Farid sebagai pimpinan sidang menjelaskan beberapa topik pembahasan diskusi. 

Topik tersebut antara lain evaluasi dampak kualitatif dan kuantitatif pada pendidikan seni dan budaya di kawasan Asia Pasifik; identifikasi masalah, tantangan, dan peluang yang spesifik dengan konteks di kawasan Asia Pasifik; dan prioritas dalam pengembangan program dan kebijakan di bidang kebudayaan pada masa mendatang.

“Hasil dari pertemuan-pertemuan di seluruh kawasan yang berupa rekomendasi ini kemudian akan didiskusikan pada World Conference on Culture and Arts Education yang akan diselenggarakan oleh UNESCO pada bulan Desember 2023 di Uni Emirat Arab,” ujar Hilmar.

Dihadiri Perwakilan Asia Pasifik

Mendampingi Dirjen Hilmar, Peng Feng dari Republik Rakyat Tiongkok sebagai wakil pimpinan sidang, dan Sabina Akzharova dari Kazakhstan sebagai Rapporteur.

Di samping itu, sebanyak 93 orang ahli terlibat pada pertemuan daring ini yang mewakili 26 negara Asia Pasifik, empat institusi/pusat kategori II, dua lembaga swadaya masyarakat yakni Asia-Pacific Cultural Centre for UNESCO (ACCU) dan National Crafts Council of Bangladesh, serta tiga organisasi internasional yaitu ASEAN, Secretariat of the Pacific Community (SPC), dan Southeast Asian Regional Centre for Archaeology and Fine Arts (SEAMEO-SPAFA).

Sementara itu, dua puluh enam negara Asia Pasifik yang hadir pada pertemuan daring ini adalah Bangladesh, Kepulauan Cook, Kamboja, Fiji, Indonesia, Jepang, Kazakhstan, Laos, Malaysia, Federasi Micronesia, Mongolia, Myanmar, Nepal, Selandia Baru, Niue, Pakistan, Papua Nugini, Republik Rakyat Tiongkok, Filipina, Republik Korea, Singapura, Sri Lanka, Thailand, Tonga, Vanuatu, dan Vietnam./

Arsip

Beritasatu Network

BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

PERTAMINA IS THE ENERGY

Related Articles

Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP)
NasionalNASIONAL & POLITIK

Dua Dirjen Kementerian PKP Pamit Mundur, Ada Apa?

JAKARTA, BisnisToday – Dua Dirjen Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) pamit...

”OREO Berbagi Seru” bermitra dengan Indonesia Mengajar
Humaniora

OREO Berbagi Seru, Dukung Potensi Belajar Anak Lewat Pembelajaran Seru

JAKARTA, Bisnistoday – Bermitra dengan Indonesia Mengajar, OREO Berbagi Seru memberikan kesempatan...

Perang Iran Pengaruhi Harga Obat (unsplash/roberto sorin)
EKONOMIHumanioraSport & Health

Gejolak di Timur Tengah Picu Kenaikan Harga Obat

JAKARTA, Bisnistoday - Perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran  telah memicu...

Penyanyi muda
Humaniora

Tingkatkan Layanan Pendidikan, Kemendikdasmen Revitalisasi SLBN Pahlawan Indramayu

KAB. INDRAMAYU, Bisnistoday – Kemendikdasmen menggencarkan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan di berbagai...