JAKARTA, Bisnistoday – PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar Rp675 miliar atau tumbuh sebesar 134% dibandingkan tahun 2021. Hal ini diungkapkan oleh Fandy Dewanto, Corporate Secretary usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun 2022 di Jakarta.
“Pengesahan Laporan Tahunan 2022 merupakan salah satu bentuk kepatuhan emiten sebagai perusahaan terbuka kepada pemegang saham dan publik” ujar Fandy. Laporan Tahunan Tahun Buku 2022 menjadi salah satu capaian oleh jajaran Manajemen WSBP, salah satunya adalah sebagai pemenuhan Keterbukaan Informasi kepada publik.
Didalam kegiatan RUPST, pemegang saham PT Waskita Beton Precast Tbk menyetujui penetapan seluruh laba bersih WSBP tahun buku 2022 sebagai Laba Ditahan. Keputusan tersebut diambil dalam rangka memperkuat struktur permodalan dan mendorong akselerasi pemulihan kinerja WSBP pasca restrukturisasi keuangan. Sebagai informasi, sepanjang tahun 2022 WSBP berhasil
Lebih lanjut, RUPST juga menyetujui penetapan Kantor Akuntan Publik Hertanto, Grace, Karunawan (TIAG) untuk melakukan Jasa Audit atas Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2023 dan Assurance atas Pencapaian Key Performace Indicators (KPI) tahun 2023.
“Manajemen WSBP mengucapkan terima kasih dan apresiasi positif dari seluruh pemegang saham dan stakeholder kepada WSBP selama ini. Ini menjadi dukungan untuk WSBP pulih dengan baik dan kembali berkinerja unggul,”ujarnya.
Ke depannya WSBP juga akan fokus pada perbaikan kinerja operasional dan penguatan fundamental keuangan. Dalam jangka panjang, WSBP akan memaksimalkan seluruh lini bisnis terintegrasi untuk mendukung misi WSBP menjadi One Stop Solution for Customer. “Seluruh target yang ingin dicapai perusahaan tersebut tentunya diimbangi dengan penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG) dan manajemen risiko yang tepat.
Susunan Dewan Komisaris :
- Plt. President Commissioner : Poerwanto
- Commissioner : Asep Arofah
- Independent Commissioner : Agus Budiman Manalu
- Independent Commissioner : Abianti Riana
Jajaran Direksi :
- President Director : FX Poerbayu Ratsunu
- Director : Asep Mudzakir
- Director : Asep Kurnia
- Director : Bambang Dwi Wijayanto
- Director : Sugiharto






































