www.bisnistoday.co.id
Minggu , 8 November 2026
Home BURSA & KORPORASI Bursa IHSG Menguat Seiring Optimisme  Pasar terhadap Inflasi AS
BursaBURSA & KORPORASI

IHSG Menguat Seiring Optimisme  Pasar terhadap Inflasi AS

IHSG menguat
Penguatan IHSG ditopang beli spekulatif saham./
Social Media

JAKARTA, Bisnistoday – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (12/7) ditutup menguat 11,29 poin ke posisi 6.808,21. Sementara indeks LQ45 naik 3,03 poin ke posisi 957,98. Penguatan seiring optimisme pasar terhadap infasi Amerika Serikat (AS) yang akan dirilis pada Kamis (13/7) dini hari waktu Indonesia.

Analis Henan Putihrai Sekuritas, Jono Syafei mengatakan, pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini mengukuiti bursa global yang dipengaruhi optimisme pasar menjelang rilis data inflasi AS. Selain itu, ekspektasi bahwa kinerja perbankan kuartal II-2023 akan baik juga menjadi sentimen positif.

Konsensus memproyeksikan inflasi Amerika Serikat (AS) akan berlanjut menurun dari 4 persen ke 3,1 persen year on year (yoy) dan inflasi inti dari 5,3 persen (yoy) menjadi 5 persen (yoy).

Selain itu, pada pekan ini, beberapa pejabat The Federal Reserve (The Fed) mengatakan bank sentral kemungkinan perlu menaikkan suku lebih lanjut untuk mengekang inflasi, namun, akhir dari siklus pengetatan semakin dekat.

Dibuka Menguat

Dibuka menguat, IHSG berada di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG cenderung betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat yaitu dipimpin sektor teknologi sebesar 1,21 persen, diikuti sektor properti dan sektor kesehatan yang masing-masing meningkat 0,77 persen dan 0,12 persen.

Sedangkan, empat sektor terkoreksi yaitu sektor energi turun paling dalam minus 1,11 persen, diikuti sektor barang baku dan sektor barah konsumen non primer yang masing-masing turun minus 0,24 persen dan 0,20 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu TRON, WIRG, BGTG, UNIQ dan RELF. Sedangkan, saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni KING, GRPM, IRSX, GJTL dan TOBA.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.338.035 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,26 miliar lembar saham senilai Rp8,74 triliun. Sebanyak 260 saham naik, 264 saham menurun, dan 219 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei melemah 259,69 poin atau 0,81 persen ke 31.493,90, indeks Hang Seng menguat 201,11 poin atau 1,08 persen ke 18.860,94, indeks Shang Hai melemah 25,24 poin atau 0,78 persen ke 3.196,13, dan indeks Strait Times menguat 14,26 poin atau 0,46 persen ke 3.178,46./

Arsip

Beritasatu Network




BISNISTODAY – INSPIRE YOUR BUSINESS

Related Articles

Bursa

DIDIMAX Perkuat Literasi Perdagangan Berjangka Lewat Program Edukasi Komprehensif

JAKARTA, Bisnistoday.co.id, — DIDIMAX terus memperluas komitmennya dalam meningkatkan literasi perdagangan berjangka...

BursaBURSA & KORPORASI

OJK Catat Pembukaan 27,23 Juta Rekening Sepanjang Bulan Inklusi Keuangan 2026

BANDUNG, Bisnistoday.co.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembukaan 27,23 juta rekening...

Bursa

Raih Best Trading Education CNBC Indonesia Awards 2026, DIDIMAX Makin Perkuat Literasi Trading Nasional

JAKARTA, Bisnistoday.co.id,- DIDIMAX kembali menorehkan prestasi gemilang di industri perdagangan berjangka Indonesia....

GEDUNG BEI
Bursa

IHSG Masih Fluktuatif, Mirae Asset Ingatkan Pentingnya Fundamental Saham

JAKARTA, Bisnistoday.co.id – PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai ketidakpastian pasar global...